Bupati Sukabumi Buka Diklat Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab Generasi Muda

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net – Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, pada Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangga kepada 32 pelajar terbaik yang berhasil lolos dari proses seleksi yang sangat ketat. Dari total 408 pendaftar, hanya puluhan peserta terbaik yang berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai calon pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi yang telah membuktikan kemampuan melalui berbagai tahapan seleksi,” ujar Bupati.

Bupati mengingatkan seluruh peserta agar menjalani setiap proses pelatihan dengan disiplin tinggi, mematuhi arahan pelatih dan instruktur, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk membentuk karakter, meningkatkan jiwa kepemimpinan, dan memperkuat rasa cinta tanah air.

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti diklat sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan hingga sukses mengemban tugas sebagai pengibar Sang Merah Putih pada upacara HUT Kemerdekaan RI.

“Saya berharap seluruh rangkaian pelatihan berjalan lancar. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi dan nantinya mampu menjadi contoh serta membimbing adik-adik di sekolah maupun di tingkat kecamatan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni, menjelaskan bahwa 32 calon Paskibraka tersebut merupakan hasil seleksi berjenjang dari 408 peserta yang mendaftar.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 139 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan usia, yaitu tepat berusia 16 tahun, sebelum mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, kesamaptaan jasmani, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga parade.

Jujun juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi berhasil mengirimkan dua pelajar terbaik untuk mengikuti seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat, yakni Darel Tio Ahdan dari SMAN 1 Cicurug dan Debi Cahya dari SMAN 1 Parungkuda.

Ia berharap prestasi tersebut dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak generasi muda Kabupaten Sukabumi yang mampu lolos hingga tingkat provinsi maupun nasional dan membawa nama baik daerah,” pungkasnya.

“Melalui Diklat Paskibraka ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki disiplin dan semangat nasionalisme yang tinggi, tetapi juga mampu menjadi teladan serta pemimpin masa depan bagi Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Pos terkait