Sukabumi |Matanusa.net – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat merespons beredarnya video viral di media sosial yang menampilkan keluhan seorang wisatawan terkait dugaan tarif penggunaan kursi di kawasan wisata Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (2/7/2026).
Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga kenyamanan dan kepercayaan wisatawan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, turun langsung ke lokasi untuk melakukan klarifikasi bersama para pedagang dan pengelola kawasan wisata. Langkah tersebut dilakukan guna memperoleh informasi yang utuh sekaligus memastikan pelayanan kepada pengunjung tetap berjalan sesuai ketentuan.
Dalam dialog yang berlangsung di lokasi, para pedagang melalui Ketua Paguyuban Pedagang Pantai Citepus menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Mereka juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan budaya Panca Someah, sehingga setiap wisatawan dapat merasakan keramahan selama berkunjung ke destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi.
Ali Iskandar menjelaskan, berdasarkan hasil klarifikasi di lapangan, kursi dan bangku yang tersedia di warung merupakan fasilitas bagi pengunjung yang membeli makanan maupun minuman, bukan fasilitas yang disewakan sebagaimana informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh pelaku usaha wisata agar selalu memberikan pelayanan terbaik dan menghindari kesalahpahaman yang dapat memengaruhi citra pariwisata daerah.
“Dinas Pariwisata akan terus melakukan pembinaan kepada seluruh pelaku usaha wisata agar pelayanan kepada wisatawan semakin profesional, ramah, dan memberikan rasa nyaman bagi setiap pengunjung,” ujar Ali Iskandar.
Dispar Kabupaten Sukabumi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan serta edukasi kepada para pelaku usaha di destinasi wisata. Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga nama baik sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Dispar berharap seluruh destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi mampu menghadirkan suasana yang aman, nyaman, tertib, dan memberikan pengalaman positif bagi setiap wisatawan yang datang berkunjung.





