Camp Religi Mubarakah 2026, Bupati Sukabumi: Jadikan Masjid Episentrum Peradaban dan Pusat Pembinaan Generasi Muda

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa pemuda merupakan tulang punggung peradaban sekaligus penerus tongkat estafet kepemimpinan umat dan bangsa. Karena itu, peran pemuda masjid harus terus diperkuat agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat peradaban dan pembangunan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia (World Mosque Youth) ke-8 Tahun 2026 yang digelar di Pusbangdai-Asrama Haji Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (25/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa pemuda masjid harus menjadi garda terdepan dalam memakmurkan masjid dan membangun masyarakat yang religius, maju, serta berdaya saing.

“Pemuda masjid harus tampil sebagai pelopor kebaikan, pelopor persatuan, pelopor inovasi, dan pelopor pembangunan masyarakat. Pemuda masjid harus menjadi generasi yang tidak hanya kuat dalam ibadah, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, kewirausahaan, dan kepemimpinan,” ujar Bupati.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi semata, melainkan juga dari kualitas moral, spiritual, dan karakter masyarakatnya. Oleh karena itu, pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai agama menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

Bupati meyakini kehadiran para pemuda masjid dari berbagai daerah dan negara dalam kegiatan tersebut akan membawa energi positif bagi pembangunan Kabupaten Sukabumi di masa mendatang.

“Saya yakin, kehadiran pemuda masjid dunia di Kabupaten Sukabumi hari ini akan membawa energi positif untuk pembangunan Kabupaten Sukabumi di masa depan,” ungkapnya.

Bupati juga berpesan agar para peserta terus memakmurkan masjid, menjadi teladan di tengah masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Tunjukkan kepada dunia bahwa pemuda Islam adalah pemuda yang moderat, toleran, cerdas, inovatif, dan senantiasa membawa rahmat bagi semesta alam. Jadilah agen perubahan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), H. TB. Ace Hasan Syadzily, mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum internasional tersebut untuk memperluas jaringan dan meningkatkan wawasan global.

Menurutnya, kegiatan yang dihadiri delegasi dari berbagai negara itu menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk memperkuat karakter kebangsaan, meningkatkan literasi global, serta mengembangkan kepemimpinan yang adaptif.

“Perkuat karakter dan nilai kebangsaan, tingkatkan literasi global, serta bangun jejaring yang luas melalui kegiatan Camp Religi ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemuda harus menjadi kekuatan utama dalam pembangunan dan perkembangan dunia.
“Pemuda jangan menjadi penonton, tetapi harus menjadi kekuatan pokok yang berkontribusi terhadap perkembangan dunia,” katanya.

Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia (World Mosque Youth) ke-8 Tahun 2026 sendiri berlangsung pada 24–27 Juni 2026 di Pusbangdai-Asrama Haji Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dan dihadiri delegasi dari berbagai negara.

Selain kegiatan keagamaan, diskusi, dan penguatan kepemudaan, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kabupaten Sukabumi diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang mendukung pengembangan generasi muda Islam yang moderat, berwawasan global, serta mampu menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.

Pos terkait