Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pemilihan Putra Putri Nelayan Ujunggenteng 2026 sebagai bagian dari upaya pengembangan wisata pesisir dan pelestarian budaya masyarakat nelayan di wilayah selatan Sukabumi.
Kegiatan yang masuk dalam rangkaian Hari Nelayan Ujunggenteng ke-60 tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda yang mampu menjadi wajah promosi wisata bahari Kabupaten Sukabumi.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan ajang tersebut bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan generasi muda pesisir agar memiliki kemampuan, kepercayaan diri, serta kepedulian terhadap budaya dan potensi daerahnya.
“Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu melibatkan generasi muda dalam promosi budaya pesisir dan pariwisata daerah,” ujarnya, pada Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, Putra Putri Nelayan memiliki peran strategis sebagai ikon wisata yang dapat membantu memperkenalkan potensi kawasan Ujunggenteng, mulai dari tradisi nelayan, budaya masyarakat pesisir, hingga destinasi wisata bahari yang dimiliki Kabupaten Sukabumi.
Dispar Kabupaten Sukabumi juga menilai keterlibatan anak-anak nelayan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap profesi nelayan sekaligus upaya menjaga keberlanjutan budaya pesisir di tengah perkembangan zaman.
“Generasi muda harus menjadi bagian dari promosi wisata sekaligus pelestari budaya daerah. Mereka diharapkan mampu menjadi duta wisata pesisir yang membanggakan Kabupaten Sukabumi,” tambah Ali.
Dalam ajang tersebut, Repan Agwino asal Kecamatan Surade terpilih sebagai Putra Nelayan Ujunggenteng 2026. Sementara gelar Putri Nelayan Ujunggenteng 2026 diraih Risma Aulia, putri nelayan asal Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi berharap promosi wisata pesisir semakin berkembang serta mampu menarik minat wisatawan untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan keindahan alam kawasan Ujunggenteng.





