Wali Kota Sukabumi Tekankan Kolaborasi dalam Musrenbang RKPD 2027, Arahkan Pembangunan Lebih Strategis

Foto: Dokpim.

Sukabumi Kota | Matanusa.net – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sebagai momentum strategis menyelaraskan arah pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Musrenbang RKPD Kota Sukabumi Tahun 2027, pada Rabu (8/4/2026). Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha hingga masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan visi Kota Sukabumi yang inovatif, mandiri, agamis, dan nasionalis.

Wali Kota memaparkan, capaian indikator makro pembangunan tahun 2025 menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,32 persen, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 78,23, angka kemiskinan menurun menjadi 6,90 persen, serta tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 8,19 persen.

Dari sisi fiskal, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp54,5 miliar atau 12,47 persen pada 2025. Untuk tahun 2026, PAD kembali ditargetkan meningkat sebesar Rp44,14 miliar atau 8,98 persen. Kenaikan ini turut memperkuat kapasitas fiskal daerah, dengan kontribusi PAD yang terus meningkat terhadap total pendapatan daerah.

Selain itu, sepanjang tahun 2025, Kota Sukabumi berhasil meraih 131 penghargaan, terdiri dari 4 tingkat internasional, 21 nasional, dan 106 tingkat provinsi. Capaian ini memperlihatkan kinerja positif pemerintah daerah dalam berbagai sektor pembangunan.

Meski demikian, Ayep Zaki mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 tetap menghadapi sejumlah tantangan, baik global maupun lokal. Di antaranya tekanan ekonomi global, risiko geopolitik, hingga perlambatan konsumsi. Sementara di tingkat daerah, terdapat isu strategis seperti dampak operasional Tol Bocimi Seksi 3, pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru, hingga peningkatan lapangan kerja dan sektor ekonomi kreatif.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menetapkan sejumlah prioritas pembangunan tahun 2027, di antaranya penurunan angka pengangguran, pengentasan kemiskinan, pemeliharaan infrastruktur pelayanan publik, pengelolaan sampah modern, serta pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di wilayah selatan.

“Pembangunan harus inklusif dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh elemen sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Kegiatan Musrenbang ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi, serta berbagai unsur pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, juga diberikan penghargaan kepada Kecamatan Baros sebagai penyelenggara Musrenbang terbaik, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) sebagai penyelenggara Forum Perangkat Daerah terbaik, serta Kelurahan Cikundul sebagai penyelenggara Musrenbang tingkat kelurahan terbaik,” pungkasnya.

Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan demi kemajuan Kota Sukabumi ke depan.