Bupati Sukabumi Dampingi Danrem 061/Surya Kencana Resmikan Jembatan Garuda, Tegaskan Infrastruktur Jadi Prioritas

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net — Bupati Sukabumi Asep Japar mendampingi Komandan Korem (Danrem) 061/Surya Kencana Brigjen TNI Thomas Rajunio dalam rangka peresmian Jembatan Garuda di sejumlah titik wilayah Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi program prioritas pemerintah.

Dalam agenda tersebut, Bupati bersama rombongan, termasuk Komandan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo, meninjau langsung peresmian Jembatan Garuda di Kampung Cimanggu Girang, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, serta melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Kampung Cinagrog, Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu.

Bupati Sukabumi menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

“Program ini selaras dengan kebijakan kami di daerah. Infrastruktur menjadi prioritas utama dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Asep Japar di Kecamatan Lengkong.

Ia menegaskan, keberadaan jembatan tersebut akan sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama dalam membuka akses antarwilayah yang sebelumnya sulit dijangkau. Oleh karena itu, dirinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.

“Jembatan ini adalah penghubung penting antar desa. Kami harap masyarakat dapat merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Danrem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Thomas Rajunio menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses.

“Hari ini saya meninjau langsung di dua kecamatan di Sukabumi. Ini untuk memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat. Jembatan ini adalah bukti nyata komitmen tersebut,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berhenti pada proses pembangunan fisik, tetapi juga harus diiringi dengan pemeliharaan yang berkelanjutan.

“Tugas kita selanjutnya adalah merawat. Tidak cukup hanya membangun, tetapi juga menjaga agar tetap berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Garuda yang diselesaikan dalam waktu sekitar 45 hari ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya Adit, seorang pelajar asal Kecamatan Lengkong yang mengaku sangat terbantu dengan adanya jembatan tersebut.

“Terima kasih Pak Presiden. Sekarang saya lebih semangat pergi ke sekolah karena aksesnya jadi lebih mudah,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Hal serupa disampaikan Miftah, warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu. Ia mengaku bersyukur atas rencana pembangunan jembatan di wilayahnya yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sangat bahagia. Hari ini dibuktikan dengan peletakan batu pertama. Semoga segera selesai dan bisa digunakan masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait