Muhibah Ramadan di Warungkiara, Bupati Sukabumi Sampaikan Capaian Program dan Ajak Doakan Penyintas Bencana

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali melaksanakan kegiatan Muhibah Ramadan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kegiatan kali ini digelar di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, pada Jumat (6/3/2026), yang sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh ulama, serta masyarakat Kecamatan Warungkiara. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana pemerintah daerah menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan sejumlah capaian dan program pemerintah daerah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu program yang terus didorong adalah pemberian beasiswa bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Setiap tahun kami menyediakan program beasiswa bagi generasi muda Kabupaten Sukabumi yang ingin melanjutkan kuliah. Tahun ini jumlahnya sekitar 150 beasiswa,” ujarnya.

Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Nusa Putra, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), serta beberapa kampus lainnya.

“Dalam waktu dekat UMMI juga akan membuka program beasiswa ini. Jadi kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut,” tambahnya.

Menurutnya, program beasiswa sangat penting sebagai langkah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sukabumi agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain bidang pendidikan, pemerintah daerah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Pada tahun sebelumnya, ratusan rumah telah berhasil dibangun melalui program tersebut.

“Tahun ini kami menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rutilahu. Salah satunya juga direncanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana, termasuk pembangunan rumah bagi korban bencana alam di Palabuhanratu,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan warga yang tengah terdampak bencana pergeseran tanah di Kecamatan Bantargadung.

“Saat ini ratusan kepala keluarga terdampak bencana. Mari kita panjatkan doa agar saudara-saudara kita diberikan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan menghadapi musibah ini,” ungkapnya.

Bupati Asep Japar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kepemimpinannya selama satu tahun terakhir yang dinilai masih belum sepenuhnya memenuhi harapan.

“Kami memohon maaf apabila dalam satu tahun kepemimpinan ini masih banyak kekurangan. Namun kami berkomitmen untuk terus bekerja dan berjuang mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” katanya.

Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah pedoman hidup kita. Mari kita manfaatkan momentum Nuzulul Quran untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan kegiatan muhibah Ramadan kali ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan malam Nuzulul Quran.

“Setelah kegiatan muhibah dan buka puasa bersama, acara akan dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, pembacaan Al-Qur’an, serta tausiah keagamaan,” jelasnya.

Selain kegiatan keagamaan, dalam rangkaian Muhibah Ramadan tahun ini pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial, seperti bazar murah, pembagian sembako, serta hadiah umrah bagi masyarakat yang beruntung.

“Setiap kecamatan yang menjadi lokasi muhibah akan mendapatkan satu hadiah umrah dari Bupati Sukabumi untuk masyarakat. Ini sebagai bentuk kebersamaan dan kebahagiaan di bulan suci Ramadan,” pungkasnya.

Pos terkait