Sukabumi | Matanusa.net – Genap satu tahun kepemimpinan Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan visi pembangunan daerah Sukabumi Mubarakah: Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah.
Sebagai kabupaten terluas di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sukabumi menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks, baik dari sisi geografis maupun sosial ekonomi. Namun demikian, melalui perencanaan yang terarah dan pelaksanaan program yang konsisten, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan hasil yang positif.
Salah satu capaian signifikan adalah penurunan angka kemiskinan yang berhasil ditekan hingga mencapai 6,41 persen. Capaian ini menjadi refleksi efektivitas kebijakan yang dijalankan, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Dalam mendukung pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga merealisasikan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Sepanjang tahun 2025, tercatat lebih dari 780 unit rumah telah dibangun dan direhabilitasi, memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat.
Selain itu, berbagai program bantuan sosial terus diperkuat melalui mekanisme yang lebih responsif dan tepat sasaran. Kegiatan pembagian sembako, pelaksanaan bazar murah, hingga program sosial lainnya menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten Sukabumi meluncurkan inovasi Mobil Sabilulungan Untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi (SABUMI). Program ini dirancang sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan distribusi kebutuhan pokok dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggulirkan Program Beasiswa Bupati Sukabumi yang bekerja sama dengan Universitas Nusa Putra serta sejumlah perguruan tinggi lainnya. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
Sementara itu, pada sektor kesehatan, kebijakan pelayanan kesehatan gratis di tingkat Puskesmas terus dioptimalkan. Masyarakat cukup membawa KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan tanpa biaya.
Satu tahun kepemimpinan ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat arah pembangunan Kabupaten Sukabumi. Dengan sinergi dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat menuju Sukabumi yang Mubarakah.





