Sukabumi | Matanusa.net – Persoalan pembuangan sampah liar yang sudah lama terjadi di sepanjang Jalur Lingkar Selatan Kabupaten Sukabumi mulai mendapat penanganan serius. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah cepat dengan membersihkan tumpukan sampah sekaligus memasang spanduk imbauan bernuansa religius di kawasan Simpang Jalur, Mangkalaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (3/2/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang resah dengan kondisi sampah yang menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap di jalur strategis tersebut. Selain merusak estetika lingkungan, keberadaan sampah liar juga dikhawatirkan memicu gangguan kesehatan serta mencemari lingkungan sekitar.
Dalam aksi tersebut, petugas DLH mengangkut sampah yang telah menggunung sepanjang kurang lebih lima meter. Setelah area dibersihkan, DLH juga memasang spanduk berisi larangan membuang sampah sembarangan dengan kalimat yang cukup menyentuh sisi moral dan spiritual masyarakat.
Pendekatan yang digunakan melalui spanduk tersebut menuai beragam tanggapan warga. Sebagian menilai pesan yang disampaikan cukup tegas dan mampu memberikan efek jera bagi oknum yang kerap membuang sampah sembarangan.
Salah seorang warga sekitar, Haji Sodik, mengaku merasakan perubahan signifikan sejak pemasangan spanduk tersebut. Menurutnya, kawasan yang sebelumnya dipenuhi sampah kini terlihat lebih bersih dan nyaman dilalui masyarakat.
“Sekarang sudah jauh lebih bersih. Mungkin karena tulisannya cukup tegas, jadi orang-orang jadi berpikir dua kali untuk membuang sampah di sini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Ibu Mimin. Ia menilai upaya DLH patut diapresiasi karena mampu mengembalikan kenyamanan lingkungan. Ia bahkan berharap metode serupa dapat diterapkan di titik-titik lain yang masih rawan menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
“Kalau bisa, dipasang juga di tempat lain yang sering jadi lokasi pembuangan sampah. Supaya lingkungan kita benar-benar bersih,” ungkapnya.
DLH Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa upaya ini merupakan langkah preventif sekaligus edukatif bagi masyarakat. Jalur Lingkar Selatan sendiri merupakan salah satu akses penting mobilitas warga dan jalur penghubung menuju kawasan wisata, sehingga kebersihan dan kenyamanan lingkungan harus terus dijaga.
Selain pembersihan sampah, DLH juga memastikan area sekitar lokasi tetap steril dari sisa limbah yang berpotensi mencemari saluran air. Pemasangan spanduk diharapkan dapat menjadi pengingat agar masyarakat tidak kembali menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat pembuangan sampah liar.
Meski dinilai efektif dalam jangka pendek, persoalan sampah liar di Jalur Lingkar Selatan tetap memerlukan penanganan yang lebih menyeluruh. Beberapa langkah yang dinilai penting ke depan antara lain penyediaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi, penguatan sistem pengangkutan sampah rumah tangga, serta peningkatan penerangan jalan di titik rawan pembuangan sampah.
Keterlibatan masyarakat juga menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dukungan warga terhadap langkah DLH menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Keberhasilan penanganan sampah di kawasan Simpang Jalur Mangkalaya menjadi contoh bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata. Pemerintah daerah berharap kesadaran menjaga kebersihan dapat terus tumbuh tanpa harus menunggu adanya tindakan tegas di kemudian hari.





