Pembangunan Jalan Desa Cianaga Mengedepankan Prinsip Transparansi Publik

Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, bersama Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Cianaga tampak bergotong royong dalam proses pengerjaan pembangunan infrastruktur jalan desa. (Foto: R. Iyan Satria).

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan desa yang transparan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan desa berupa pekerjaan sand sheet di ruas jalan Desa Kampung Cimeri, RT 003 RW 001, yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025.

Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan hasil perencanaan yang melibatkan masyarakat serta dilaksanakan secara terbuka, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

“Kami ingin masyarakat mengetahui secara jelas apa yang sedang dibangun di desanya, berapa volumenya, sumber dananya dari mana, serta siapa pelaksananya. Karena itu, papan informasi kegiatan kami pasang di lokasi sebagai bentuk transparansi kepada publik,” ujar Wardi, pada Rabu (25/12/2025).

Berdasarkan papan informasi kegiatan, pekerjaan sand sheet ruas jalan desa tersebut memiliki panjang 190 meter dengan lebar 2,5 meter, dan menelan anggaran sebesar Rp73.300.000.

Pemerintah Desa Cianaga melaksanakan pembangunan sand sheet jalan Desa Kampung Cimeri RT 003 RW 001 sepanjang 190 meter. Kegiatan ini dilakukan secara transparan dan mendapat dukungan serta antusiasme warga demi kelancaran aktivitas masyarakat.

Anggaran tersebut bersumber dari BP Star Energy Geothermal Salak Ltd-II, dan pelaksana kegiatan dipercayakan kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cianaga. Seluruh anggaran tersebut telah termasuk pajak PPN, PPh, dan biaya lainnya.

Pembangunan jalan ini dinilai sangat penting karena merupakan akses utama bagi warga Kampung Cimeri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk mobilitas ekonomi, pendidikan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Antusiasme warga pun terlihat jelas sejak awal pelaksanaan kegiatan. Aep, salah satu warga setempat yang akrab disapa Uned, mengaku bersyukur dengan adanya pembangunan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup menyulitkan, terutama saat musim hujan.

“Alhamdulillah sekarang diperbaiki. Jalan ini sering dipakai warga, jadi kami merasa sangat terbantu. Kami juga senang karena pembangunan ini jelas dan terbuka, kami tahu anggarannya dan pekerjaannya,” tutur Uned.

Selain dukungan masyarakat, pembangunan jalan desa ini juga mendapat pendampingan dari unsur kewilayahan. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Cianaga, SERKA Tri Widianto, turut melakukan pemantauan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, serta sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat kewilayahan dalam menciptakan pembangunan desa yang berkelanjutan dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, S.Sos., M.A.P., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah yang ditempuh Pemerintah Desa Cianaga. Hal tersebut disampaikannya saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Desa Cianaga yang telah melaksanakan pembangunan secara terbuka, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Transparansi seperti ini penting untuk membangun kepercayaan publik,” ujar Ahmad Samsul Bahri.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dan dukungan unsur kewilayahan seperti Babinsa merupakan praktik baik dalam tata kelola pemerintahan desa yang patut dipertahankan dan dikembangkan.

“Pembangunan desa yang transparan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat, sehingga hasil pembangunan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui pembangunan jalan desa Kampung Cimeri ini, Pemerintah Desa Cianaga berharap dapat mendorong peningkatan mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjadi contoh praktik pembangunan desa yang transparan dan partisipatif di Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait