Sukabumi | Matanusa.net — Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menghadiri kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Jawa Barat Tahun 2025 yang diselenggarakan di Alun-alun Sangkala Buana, Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, pada Sabtu (13/12/2025).
Kehadiran Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah, sekaligus memperkuat eksistensi seni budaya Sukabumi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Pekan Kebudayaan Daerah Jawa Barat 2025 dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat dan dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Bupati Cirebon, kepala perangkat daerah, seniman, budayawan, serta delegasi dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Kepala Disbudpora Provinsi Jawa Barat, Dr. Iendra Sofyan, S.T., M.Si., melaporkan bahwa kegiatan ini berlangsung pada 12–14 Desember 2025 dengan mengusung tema “Caruban Nagari Pangripta Budaya: Mapag Pajajaran Anyar”. Berbagai pertunjukan seni dan budaya khas daerah ditampilkan sebagai wujud kekayaan budaya Jawa Barat.
Yudi Mulyadi menyampaikan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan potensi budaya daerah sekaligus memperkuat jejaring antar pelaku seni dan budaya se-Jawa Barat.
“Melalui kegiatan ini, kami mendorong agar pelestarian budaya daerah terus berjalan beriringan dengan kreativitas generasi muda, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat dalam sambutannya menegaskan bahwa PKD merupakan wadah ekspresi bagi para seniman dan budayawan serta sarana edukasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mencintai budaya lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima Penghargaan Pemelihara Kebudayaan Daerah yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas peran aktif Disbudpora Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan Yudi Mulyadi dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah,” pungkasnya.





