Bappelitbangda Sukabumi Tegaskan Sinergitas Kewilayahan Jadi Kunci Pembangunan Daerah yang Terpadu

Foto: Dok. Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net — Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa sinergitas kewilayahan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang terarah, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha Wildan Athoilah, MT., dalam kegiatan Sinergitas Kewilayahan Tahun 2025 Wilayah I Palabuhanratu, yang berlangsung di Aula Bale Pangripta Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Kawiraketaan Wilayah Pikeun Sukabumi Nu Mubarakah” dan diikuti oleh tujuh kecamatan, yakni Palabuhanratu, Cikakak, Cisolok, Simpenan, Bantargadung, Warungkiara, dan Cikidang.

Dalam kesempatan tersebut, Ir. Toha Wildan Athoilah menekankan bahwa kegiatan sinergitas kewilayahan merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh program pembangunan di tingkat wilayah dapat berjalan selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Bappelitbangda berperan sebagai pengarah dan pengawal utama dalam perencanaan pembangunan. Melalui sinergitas kewilayahan ini, kita ingin memastikan bahwa setiap program kecamatan dan desa tidak berjalan sendiri, tetapi saling mendukung demi tercapainya pembangunan yang terintegrasi,” ujarnya.

Menurut Toha, sinergitas kewilayahan juga menjadi ruang evaluasi dan sinkronisasi antara perangkat daerah dan pemerintahan di tingkat bawah, agar setiap kegiatan pembangunan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Kami mendorong agar setiap wilayah menyusun perencanaan berbasis data, partisipatif, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya bersifat administratif, tetapi betul-betul memberikan dampak nyata,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Bappelitbangda terus memperkuat peran koordinatifnya dalam menyusun kebijakan program prioritas daerah yang melibatkan seluruh sektor.

“Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang dirancang bersama. Karena itu, kolaborasi lintas wilayah dan lintas instansi menjadi kunci untuk mencapai visi Sukabumi yang Mubarakah,” tegas Toha.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas serta Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman. Dalam arahannya, Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa untuk memperkuat pelayanan publik serta menjaga akuntabilitas dan efisiensi birokrasi.

Sementara itu, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Boyke Martadinata, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 110 peserta dari unsur kecamatan, kelurahan, dan desa. Adapun materi yang disampaikan mencakup kebijakan program prioritas kewilayahan oleh Bappelitbangda, kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan oleh Bapenda, penguatan koperasi desa oleh Dinas Koperasi dan UKM, serta peran desa dalam mendukung koperasi oleh DPMD,” pungkasnya.

Sebagai bentuk sinergi dan apresiasi, para camat di Wilayah I Palabuhanratu juga menerima Penghargaan Sukabumi Ngabumi atas kontribusi mereka dalam menyukseskan peringatan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi (HJKS).

Pos terkait