Sukabumi | Matanusa.net – Potensi kelautan di Kabupaten Sukabumi terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya Dinas Perikanan. Melalui penerapan ocean innovation atau inovasi kelautan, sektor perikanan dan maritim diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menyebutkan bahwa ocean innovation merupakan konsep strategis untuk menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di bidang kelautan. Beberapa ruang lingkup inovasi kelautan antara lain pengembangan teknologi budidaya laut yang berkelanjutan, pemanfaatan energi laut, sistem pemantauan lingkungan berbasis teknologi, serta inovasi di sektor transportasi dan eksplorasi sumber daya laut.
“Laut kita menyimpan potensi besar, mulai dari rumput laut, udang vaname, hingga garam di Tegal Buleud. Dengan sentuhan teknologi yang ramah lingkungan, semua potensi ini bisa dioptimalkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan. Inilah yang ingin kita capai bersama dalam mewujudkan Sukabumi mubarokah,” ujar Nunung, saat dihubungi, pada Selasa (16/9/2025).
Langkah Nyata Dinas Perikanan
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi telah melaksanakan sejumlah program konkret, di antaranya:
- Pengembangan budidaya rumput laut sebagai komoditas unggulan yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar dunia.
- Budidaya udang vaname dengan sistem terintegrasi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas lingkungan perairan.
- Pengembangan garam di Tegal Buleud guna memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan impor.
- Pemanfaatan teknologi sensor untuk pemantauan lingkungan laut agar kualitas ekosistem perairan tetap terjaga.
- Kajian energi laut, khususnya pemanfaatan potensi pasang surut di beberapa wilayah pesisir Sukabumi.
Kolaborasi Pentahelix
Nunung menegaskan, keberhasilan ocean innovation tidak bisa dicapai oleh pemerintah semata, melainkan melalui kolaborasi lintas sektor sesuai konsep pentahelix: pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Kami mengajak perguruan tinggi untuk bersama-sama melakukan riset dan inovasi di bidang kelautan. Dunia usaha bisa ikut terlibat dalam investasi, sementara masyarakat pesisir menjadi pelaku utama. Media pun memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi positif tentang kemajuan sektor perikanan kita,” jelasnya.
Selain itu, Dinas Perikanan juga mendorong kerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sesuai kewenangan yang diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya terkait pengelolaan pesisir dan laut.
Butuh Dukungan Anggaran dan Konsistensi
Nunung menegaskan bahwa untuk menjalankan berbagai program tersebut diperlukan dukungan yang kuat, mulai dari alokasi anggaran, komitmen semua pihak, hingga konsistensi dalam pengelolaan pesisir dan laut.
“Jika semua pihak bergerak bersama, ocean innovation tidak hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi maritim, tetapi juga menjadi solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan ketersediaan pangan untuk generasi mendatang,” pungkasnya.
Dengan visi tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi optimistis bahwa Sukabumi dapat menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan kelautan yang berbasis inovasi dan berkelanjutan.





