Sukabumi | Matanusa.net – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam menyukseskan Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025. Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan verifikasi lanjutan KKS yang dilaksanakan secara virtual bersama Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, pada Senin (4/8/2025).
Menurut Sendi, konsep pariwisata sehat dan berkelanjutan telah menjadi bagian penting dari pengembangan destinasi di Sukabumi. Selain menarik wisatawan, destinasi wisata yang bersih, aman, dan ramah lingkungan juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
“Kami di Dinas Pariwisata terus mendorong pengelolaan destinasi yang tidak hanya indah dipandang, tapi juga sehat secara lingkungan dan sosial. Ini sejalan dengan semangat KKS,” ujar Sendi.
Ia menjelaskan bahwa Dispar Sukabumi telah menjalankan berbagai inisiatif, mulai dari pembinaan pelaku wisata agar menerapkan protokol kebersihan dan sanitasi, penataan fasilitas umum yang mendukung kenyamanan pengunjung, hingga edukasi masyarakat sekitar destinasi agar turut menjaga lingkungan.
Dalam sesi verifikasi, Sendi menekankan bahwa pariwisata bukan sekadar sektor ekonomi, tapi juga wadah pembentukan budaya hidup sehat di masyarakat.
“Kawasan wisata yang sehat akan menciptakan efek domino — masyarakat sekitar lebih sadar akan kebersihan, pengunjung lebih peduli terhadap lingkungan, dan pemerintah pun terdorong untuk terus berinovasi,” jelasnya.
Kegiatan verifikasi ini merupakan tahapan penting dalam proses penilaian menuju penghargaan Swasti Saba Wistara, dengan menilai keterlibatan lintas sektor dalam menciptakan tatanan wilayah yang sehat. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turut hadir memberikan arahan dan menyampaikan bahwa KKS adalah gerakan kolektif seluruh elemen daerah, bukan hanya sekadar memenuhi indikator teknis.
Menanggapi catatan tim verifikator terkait beberapa data yang belum lengkap, Sendi menyatakan bahwa Dispar siap melakukan tindak lanjut secara cepat.
“Kami siap memperkuat dukungan data dan pelaporan. Yang terpenting, semangat untuk membangun pariwisata yang sehat dan berkelanjutan akan terus kami jaga,” tutupnya.
Dengan peran aktif Dinas Pariwisata, Kabupaten Sukabumi optimis dapat menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak perubahan menuju daerah yang lebih sehat, nyaman, dan berdaya saing.





