Dani Tarsoni Tegaskan Komitmen Disdagin Sukabumi Wujudkan Pasar Sehat dalam Program KKS 2025

Foto: Dok. Disdagin Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang sehat, bersih, dan layak huni, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi mengambil peran penting dalam mendukung pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025. Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Disdagin, Dani Tarsoni, ST., MT., dalam kegiatan verifikasi lanjutan KKS yang digelar secara virtual bersama Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pada Senin (4/8/2025), di Aula Sekretariat Daerah.

Menurut Dani Tarsoni, keberadaan pasar sehat menjadi salah satu indikator utama keberhasilan KKS. Ia menyatakan bahwa pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat harus dikelola secara bersih, tertib, dan higienis demi menunjang kesehatan lingkungan dan keselamatan konsumen.

“Pasar adalah wajah keseharian masyarakat. Bila pasarnya sehat, maka interaksi ekonomi pun berlangsung dengan aman dan nyaman. Disdagin berkomitmen kuat menjadikan pasar-pasar tradisional sebagai bagian penting dalam tatanan Kabupaten/Kota Sehat,” ujarnya.

Dani menyebut, berbagai langkah konkret telah dilakukan oleh Disdagin, mulai dari penataan sanitasi pasar, penyediaan fasilitas cuci tangan, pengelolaan limbah pasar, hingga pembinaan kepada pedagang terkait keamanan pangan dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

“Pasar sehat itu bukan hanya bersih dari sampah, tapi juga sehat dalam sistem dan perilakunya. Kita juga dorong inovasi seperti digitalisasi pengelolaan pasar untuk transparansi dan efisiensi,” jelasnya.

Dalam verifikasi lanjutan ini, Tim Verifikasi Pusat mendalami berbagai dokumen serta pelaksanaan program yang telah dilakukan Pemkab Sukabumi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, yang menegaskan bahwa KKS bukan hanya soal penghargaan, tetapi bentuk nyata gotong royong lintas sektor untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Meski pelaksanaan KKS di Kabupaten Sukabumi dinilai berjalan baik, masih terdapat beberapa indikator yang perlu dilengkapi data pendukungnya. Menanggapi hal itu, Dani Tarsoni menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

“Kami akan segera lengkapi data yang dibutuhkan. Disdagin terus bersinergi dengan OPD lain untuk memastikan setiap aspek KKS bisa berjalan optimal, terutama dari sisi perdagangan yang sehat, aman, dan mendukung kesejahteraan,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, Disdagin Kabupaten Sukabumi bertekad menjadikan pasar sehat sebagai salah satu penggerak utama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

Pos terkait