TP PKK Kabupaten Sukabumi Gelar Bina Wilayah di Ciambar, Dorong Kader Lebih Inovatif dan Responsif

Ketua II TP PKK Kabupaten Sukabumi Hj. Erni bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten dan Kecamatan Ciambar serta unsur pemerintahan desa berfoto bersama usai pelaksanaan kegiatan Bina Wilayah di Desa Ciambar. (Foto: R. Iyan Satria).

Sukabumi | Matanusa.net – Kegiatan Bina Wilayah (Binwil) yang digelar oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sukabumi di Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, menjadi momentum strategis dalam mengevaluasi sekaligus memacu peningkatan kinerja kader PKK di tingkat desa. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan ruang refleksi dan pembinaan nyata demi mewujudkan masyarakat desa yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Ketua II TP PKK Kabupaten Sukabumi, Hj. Erni, yang membidangi urusan pendidikan keluarga, turun langsung ke lapangan memimpin kegiatan ini bersama tim dari kabupaten. Disambut hangat oleh Camat Ciambar, Arif Sholihin, S.I.P., serta Ketua TP PKK Kecamatan, para kepala desa, dan kader dari tujuh desa binaan—yakni Desa Ciambar, Ginanjar, Ambarjaya, Munjul, Wangunjaya, Cibunar, serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas—kegiatan ini berlangsung dinamis dan penuh antusiasme.

Para kader TP PKK dari tujuh desa di Kecamatan Ciambar antusias mengikuti rangkaian kegiatan Bina Wilayah yang digelar oleh TP PKK Kabupaten Sukabumi. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan pembinaan yang berfokus pada optimalisasi 10 Program Pokok PKK.

Dalam sambutannya, Hj. Erni menegaskan bahwa Bina Wilayah bukanlah rutinitas tahunan semata, melainkan proses pembinaan menyeluruh terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, yang harus senantiasa disesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan lokal di tiap desa.

“Kegiatan ini adalah ajang menakar sejauh mana program PKK bukan hanya sekadar direncanakan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa kader bukan hanya melaporkan angka, tapi juga menunjukkan perubahan sosial nyata yang terjadi karena kerja keras mereka,” ujar Hj. Erni, pada Kamis (24/7/2025).

Ia juga menekankan bahwa para kader PKK harus terus meningkatkan kapasitas, kreatif dalam merespon isu-isu lokal seperti stunting, kesehatan keluarga, ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga pendidikan karakter anak. Program seperti Posyandu, pemanfaatan lahan pekarangan, pembinaan lansia, dan pendidikan pra-nikah harus diterapkan dengan pendekatan yang kontekstual dan partisipatif.

“Kader di lapangan adalah ujung tombak perubahan. Kalau mereka tidak peka dan tidak kreatif menyesuaikan program dengan realitas desa, maka semua yang kita susun di atas kertas tidak akan menyentuh masyarakat secara utuh,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan dan para kepala desa menyambut baik kedatangan tim kabupaten. Menurut mereka, pembinaan langsung seperti ini sangat penting dalam menyelaraskan arah gerak program serta mengidentifikasi kendala yang selama ini dihadapi kader di lapangan.

“Dengan adanya kunjungan dan pendampingan dari kabupaten, kami jadi lebih percaya diri. Ada banyak masukan strategis yang bisa langsung kami terapkan. Selain itu, kami jadi tahu mana kekuatan yang perlu dipertahankan dan mana yang harus diperbaiki,” ujar salah satu kader dari Desa Wangunjaya.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, Ketua MUI Desa Ciambar, dan warga sekitar yang ikut menyaksikan dinamika evaluasi dan pembinaan. Antusiasme warga menjadi cerminan bahwa keberadaan PKK memang memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat desa.

Di akhir kegiatan, Hj. Erni berharap agar para kader mampu menjadi agen perubahan yang tangguh dan solutif dalam menghadapi tantangan sosial di masyarakat. Binwil diharapkan tak hanya menjadi forum evaluasi, namun juga titik tolak munculnya inovasi-inovasi baru yang berakar dari kebutuhan masyarakat desa.

Pos terkait