Sukabumi | Matanusa.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.Ip, tampil menonjol dalam Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sukabumi yang dibuka oleh Bupati H. Asep Japar, pada Sabtu (5/6/2025), di Kecamatan Sukabumi.
Dalam sambutannya, Budi Azhar menyatakan bahwa DPRD akan berperan aktif mendukung agenda pendidikan dan pemberdayaan guru di Kabupaten Sukabumi. Ia menilai acara konferensi PGRI ini menjadi momen strategis untuk menyelaraskan aspirasi guru dengan kebijakan pemerintahan daerah.
“Dewan akan mendorong perumusan kebijakan yang berpihak pada guru: dari peningkatan kesejahteraan, pelatihan kompetensi di era digital, hingga penguatan karakter peserta didik,” ujarnya.
Budi Azhar juga menyampaikan bahwa sinergi antara PGRI, Pemkab, dan DPRD sangat penting agar program pendidikan tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi juga berdampak nyata di lapangan.
“Guru adalah pilar kemajuan bangsa. DPRD siap memastikan legislasi di sektor pendidikan sejalan dengan kebutuhan real guru dan anak didik,” tegasnya.
Ia menyambut positif arah konferensi yang mencakup evaluasi lima tahun terakhir serta perumusan program lima tahun ke depan. Menurutnya, forum ini menjadi landasan bagi DPRD untuk menyerap masukan dan mengeluarkan regulasi yang tepat sasaran dan bermanfaat.
Konferensi tersebut juga dihadiri jajaran pimpinan PGRI, termasuk Ketua PGRI Jawa Barat H. Akhmad Juhana, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Bupati Sukabumi. Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi periode 2020–2025, H. Tubagus Wahid Anshor, melaporkan tiga agenda utama: pertanggungjawaban, program kerja, dan pemilihan pengurus baru—di mana kehadiran Budi Azhar mendapat apresiasi tinggi.
Budi Azhar menutup sambutannya dengan ajakan agar semua pihak mendukung hasil konferensi demi satu tujuan besar: mewujudkan sistem pendidikan unggul yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.





