Dinas Ketahanan Pangan Siap Hadang Stunting! Hari Riyadi: Pangan Bergizi Kunci Generasi Sehat

Foto: Dok. Dkp Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi berperan penting dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di daerah. Dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi yang digelar, pada Selasa (29/7/2025) di Hotel Augusta, Cicantayan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Drs. Hari Riyadi, MM, menegaskan bahwa aspek ketersediaan dan akses pangan bergizi menjadi pondasi utama dalam menurunkan angka stunting.

Menurut Hari Riyadi, ketahanan pangan bukan hanya tentang cukupnya jumlah pangan, tetapi juga mencakup nilai gizi, distribusi, dan keterjangkauannya oleh masyarakat, terutama keluarga yang masuk kategori rentan stunting.

“Kami dari Dinas Ketahanan Pangan fokus memastikan bahwa pangan bergizi, aman, dan berkualitas tersedia secara merata hingga ke tingkat rumah tangga. Ini sangat krusial untuk mencegah stunting sejak dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan berbagai program intervensi, seperti Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal, penguatan lumbung pangan desa, hingga fasilitasi kebun pangan keluarga sebagai sumber gizi langsung bagi warga.

“Pola konsumsi harus berubah. Warga harus lebih mengenal dan mengonsumsi pangan lokal kaya nutrisi, termasuk sumber karbohidrat, protein, dan vitamin dari hasil bumi sendiri,” tambah Hari Riyadi.

Rakor TPPS 2025 diikuti oleh 150 peserta, baik secara luring maupun daring, yang terdiri dari perwakilan perangkat daerah, para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian dan menyusun strategi percepatan penurunan stunting menuju target nasional 14% di tahun 2025.

Dinas Ketahanan Pangan, lanjut Hari Riyadi, siap bersinergi dengan seluruh OPD, TPPS kecamatan dan desa, serta lembaga masyarakat, guna memperkuat ketersediaan pangan bergizi dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi makanan sehat.

“Jika ketahanan pangan keluarga kuat, maka fondasi kesehatan generasi penerus akan semakin kokoh. Itulah mengapa peran kami sangat strategis dalam upaya menurunkan stunting,” tutupnya.

Dengan dukungan lintas sektor, khususnya dari aspek ketersediaan dan edukasi pangan bergizi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis angka stunting dapat ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.

Pos terkait