Sukabumi Kota | Matanusa.net — Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2025, Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Sukabumi menggelar kegiatan bertajuk “Sapa Lansia” di Puskesmas Benteng, pada Jumat (20/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 100 perawat sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap para lanjut usia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, bersama Camat Warudoyong, Kepala Puskesmas Benteng, dan Kepala Puskesmas Tipar. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara tenaga kesehatan dan pemerintah dalam membangun Sukabumi sebagai kota yang sehat, iman, dan bercahaya.
Dalam sambutannya, Bobby Maulana menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif mulia dari PPNI Kota Sukabumi. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud nyata dari kesadaran organisasi profesi dalam mendukung pembangunan kesehatan secara holistik dan kolaboratif.
“Saya bangga dan berharap PPNI bisa terus menjadi motor penggerak di sektor kesehatan serta menginspirasi organisasi lainnya untuk turut serta mendukung program-program pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kota Sukabumi, Erna Hanafiyah, menegaskan bahwa “Sapa Lansia” merupakan bentuk kontribusi langsung para perawat kepada masyarakat, khususnya kepada para lansia yang membutuhkan perhatian lebih.
“Dengan semangat ‘kurang loba tapi bisa’, kami ingin menegaskan bahwa keterlibatan yang sedikit tidak mengurangi semangat pengabdian kami. Justru, manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga,” ungkap Erna.
Kegiatan ini mencakup layanan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi kesehatan, serta kunjungan dan interaksi langsung antara perawat dan masyarakat lansia. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup lansia secara aktif, preventif, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Bobby Maulana juga menekankan pentingnya peran aparat wilayah dalam memantau dan memperhatikan kesehatan warganya, terutama para lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas.
“Pemeriksaan kesehatan gratis ini sejalan dengan program Kementerian Kesehatan dan harus dilakukan secara rutin dan terstruktur,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, PPNI Kota Sukabumi menunjukkan bahwa perawat bukan hanya pelayan medis, tetapi juga pelayan sosial yang hadir dengan hati untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.





