Perkuat Sektor Pendidikan, Pasukan Perdamaian Indonesia dan Vietnam Donasikan Fasilitas ke Sekolah di Abyei

Letkol Cpm (K) Eka Merya Shinta, S.H., Female Indonesian Peacekeeper yang bertugas sebagai Chief CIMIC UNISFA, bersama Kontingen Vietnam (VMEC-III), menyerahkan bantuan fasilitas pendidikan untuk Abyei Primary School dan Kementerian Pendidikan Abyei. Kegiatan ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap sektor pendidikan di wilayah misi Abyei, South Sudan. Anak-anak sekolah pun tampak antusias dan bahagia menerima kunjungan serta bantuan yang diberikan. (Foto: Pen PMPP TNI).

Abyei, South Sudan | Matanusa.net – Dalam semangat memperkuat sektor pendidikan di wilayah misi, Letkol Cpm (K) Eka Merya Shinta, S.H., perwakilan Female Indonesian Peacekeeper yang bertugas di bawah misi United Nations Interim Security Force for Abyei (UNISFA) sebagai Chief U9 Civil-Military Coordination (CIMIC), bersama Kontingen Vietnam Military Engineering Company-III (VMEC-III), melaksanakan kegiatan donasi, pada Selasa (13/5/2025).

Sebanyak 15 set meja dan kursi diserahkan kepada Abyei Primary School sebagai dukungan langsung terhadap kebutuhan dasar pembelajaran. Selain itu, satu set perlengkapan kantor berupa laptop, printer, dan proyektor juga disalurkan ke Kementerian Pendidikan Abyei untuk meningkatkan kapasitas kerja institusi tersebut.

Aksi ini merupakan bagian dari program CIMIC UNISFA yang bertujuan menjawab tantangan keterbatasan fasilitas pendidikan yang masih dihadapi masyarakat di Abyei Special Administrative Area.

Dalam sambutannya, Letkol Cpm Shinta menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi dan kontribusi VMEC-III dalam mendukung upaya berkelanjutan CIMIC. “Ini adalah wujud nyata kerja sama yang erat antar kontingen perdamaian demi masa depan generasi Abyei,” ungkapnya.

Selain menyerahkan bantuan, Letkol Shinta juga meninjau fasilitas ruang komputer di Abyei Vocational School. Sayangnya, ruang tersebut belum dapat difungsikan karena keterbatasan tenaga pengajar dan pasokan listrik. Tantangan ini pun menjadi perhatian khusus CIMIC untuk dijadikan prioritas dalam program bantuan mendatang.

Kegiatan ini mencerminkan peran aktif pasukan perdamaian, khususnya dari Indonesia dan Vietnam, dalam membangun perdamaian yang berkelanjutan melalui pendekatan kemanusiaan dan pendidikan. (Sumber: Pen PMPP TNI).