Dispar Sukabumi Dorong Eksplorasi Permata Tersembunyi, Sumber Air Panas Sukarame Mulai Disorot

Sumber Air Panas di Desa Sukarame, Kecamatan Cimangkok, Kabupaten Sukabumi. (Foto: Dispar Kabupaten Sukabumi).

Matanusa, Sukabumi – Kabupaten Sukabumi, dengan kekayaan alam dan budaya yang tak ternilai, terus menjadi magnet wisata yang menjanjikan. Memiliki potensi Gurilapss (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai, Seni Budaya) yang luar biasa, Sukabumi menyimpan keindahan tersembunyi yang belum sepenuhnya terungkap. Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi kini berkomitmen menjadikan setiap sudutnya dikenal luas melalui program eksplorasi yang intensif.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan pentingnya pengembangan destinasi-destinasi tersembunyi yang memiliki daya tarik unik.

“Potensi Gurilapss Kabupaten Sukabumi memang luar biasa, namun banyak yang masih belum dikenal. Tahun ini, kami fokus pada eksplorasi wilayah-wilayah yang memiliki potensi besar namun belum terekspos secara optimal,” ujar Sendi saat dihubungi melalui via WhatsApp, pada Sabtu (8/2).

Salah satu permata tersembunyi yang mulai disorot adalah sumber air panas alami di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok. Meski Geyser Cisolok di Desa Wangun Sari telah dikenal luas, keberadaan sumber air panas di Desa Sukarame menawarkan pengalaman berbeda. Terletak di tengah hamparan sawah hijau yang asri dan dialiri sungai kecil yang jernih, destinasi ini menawarkan suasana yang eksotis dan menenangkan.

“Tempat ini benar-benar memiliki daya tarik alam yang menakjubkan. Wisatawan bisa menikmati relaksasi dengan latar pemandangan alam yang masih sangat alami,” tambah Sendi.

Tidak hanya soal keindahan alam, Kabupaten Sukabumi juga memiliki kekayaan seni dan budaya yang patut diangkat. Tari tradisional, kuliner khas, hingga kerajinan tangan lokal turut menjadi bagian dari daya tarik Gurilapss. Untuk itu, Dispar Sukabumi menggandeng masyarakat, pemerintah desa, serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) agar lebih aktif dalam memperkenalkan kekayaan ini.

“Kami tidak hanya ingin mengekspos potensi wisata alam, tapi juga seni dan budaya yang menjadi identitas Sukabumi. Kolaborasi dengan masyarakat lokal sangat penting untuk menjaga dan mengembangkan destinasi ini,” jelasnya.

Melalui program eksplorasi dan promosi wisata, Dispar Sukabumi juga memperkenalkan tagline baru, ‘Ayo Keliling Sukabumi, Alam Indah Menanti’, sebagai ajakan kepada wisatawan untuk menjelajahi berbagai pesona tersembunyi di Kabupaten Sukabumi.

Ke depan, pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi akan difokuskan pada konsep wisata berbasis alam dan budaya yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi menjadikan Sukabumi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

“Dengan promosi yang tepat, kami yakin potensi Gurilapss dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Kami ingin Sukabumi dikenal bukan hanya sebagai tujuan wisata, tetapi juga sebagai tempat yang menawarkan pengalaman tak terlupakan,” tutup Sendi.

Pesona Gurilapss yang masih tersembunyi ini menjadi harapan baru bagi Kabupaten Sukabumi untuk berkembang lebih pesat di sektor pariwisata. Alam, seni, dan budaya yang berpadu harmonis adalah keunggulan yang siap membawa Sukabumi menuju pentas dunia.

Pos terkait