Sukabumi | Matanusa.net – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi terus mendorong perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas inovasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Perangkat Daerah (IIPD) dan Sukabumi Innovation Award Tahun 2026 yang digelar Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Sukabumi di Bale Pangripta Bapperida, Senin (5/10/2026).
Kegiatan ini diikuti sejumlah perangkat daerah dengan agenda utama memberikan pemahaman mengenai proses identifikasi, dokumentasi, pengukuran hingga penilaian terhadap inovasi yang telah maupun sedang dikembangkan.
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Sukabumi, Elis Siti Aisah, mengatakan penilaian IIPD tidak sebatas melihat ada atau tidaknya inovasi di setiap perangkat daerah.
Menurutnya, aspek perkembangan dan kualitas inovasi juga menjadi perhatian dalam proses penilaian.
“Melalui kegiatan ini kita melakukan identifikasi, dokumentasi, pengukuran dan penilaian terhadap perkembangan serta kualitas inovasi yang dilaksanakan oleh perangkat daerah,” ujar Elis.
Ia menambahkan, penguatan budaya inovasi penting dilakukan agar berbagai program yang dikembangkan perangkat daerah mampu memberikan manfaat yang lebih luas.
Inovasi diharapkan tidak hanya menjadi program baru secara administratif, tetapi mampu memberikan dampak terhadap peningkatan tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat hingga percepatan pembangunan daerah.
Karena itu, setiap perangkat daerah didorong untuk memastikan inovasi yang dimiliki terdokumentasi secara baik dan memenuhi indikator penilaian yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Bapperida juga memaparkan perkembangan berbagai inovasi yang telah diinput melalui aplikasi Inspirasi Sukabumi.
Perkembangan inovasi tersebut dipetakan berdasarkan perangkat daerah dan urusan pemerintahan. Selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap ketercapaian indikator penilaian dari masing-masing inovasi.
Bapperida menilai tingkat kematangan inovasi menjadi salah satu unsur penting dalam penilaian IIPD. Dengan demikian, inovasi yang dikembangkan tidak hanya tercatat, tetapi juga diharapkan terus mengalami peningkatan dan memberikan hasil nyata.
Hasil penilaian IIPD nantinya menjadi salah satu dasar dalam pemberian penghargaan melalui Sukabumi Innovation Award 2026.
“Ajang penghargaannya direncanakan digelar pada awal Desember 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi perangkat daerah yang dinilai mampu menghasilkan sekaligus mengembangkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.





