Sukabumi | Matanusa.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menerima audiensi jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi di Ruang Rapat Sekda, Palabuhanratu, Rabu (30/9/2026).
Audiensi tersebut dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kemenag Kabupaten Sukabumi, H. Dede Sudanta, S.Ag., MM. Pertemuan membahas tindak lanjut pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah umum tahun 2026.
Dalam pertemuan itu, turut hadir Assisten Daerah (Asda) II, Asda III, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Bagian Kesra Setda, Kesbangpol, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Kasi PAI Kemenag Kabupaten Sukabumi, H. Dede Sudanta, menjelaskan, koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi diperlukan untuk memastikan pelaksanaan PPG berjalan lancar, termasuk dari sisi kepastian pembiayaan.
“Kedatangan kami untuk berkoordinasi terkait pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Guru PAI. Pendaftaran peserta PPG se-Indonesia sendiri dibuka mulai 1 Oktober,” terangnya.
Menurut Dede, Kabupaten Sukabumi pada tahun 2026 memiliki sekitar 97 calon peserta PPG yang berasal dari jenjang TK, SD hingga SMP.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang dilakukan Kemenag. Pemkab Sukabumi, kata dia, berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas dan kualifikasi para pendidik, termasuk guru PAI.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah koordinasi cepat dari Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi. Pemkab Sukabumi berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kualifikasi para guru PAI,” ungkapnya.
Ade menambahkan, terkait teknis pelaksanaan program, Pemkab Sukabumi melalui Dinas Pendidikan akan segera melakukan kajian dan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.
“Melalui sinergi antara Pemkab Sukabumi dan Kemenag ini, diharapkan para guru PAI di Kabupaten Sukabumi dapat terfasilitasi dengan baik untuk mendapatkan sertifikasi profesi guna menunjang mutu pendidikan agama di sekolah-sekolah umum,” pungkasnya.





