Sukabumi | Matanusa.net — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan, khususnya para dokter. Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-9 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, peningkatan kompetensi dokter sangat penting dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.
Menurutnya, dokter tidak hanya berperan sebagai tenaga profesional yang memberikan pelayanan medis, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam menjaga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menutup kegiatan PIT ke-9 IDI Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di salah satu hotel berbintang di Kota Sukabumi, pada Minggu (13/9/2026).
“Terima kasih kepada IDI yang telah menggelar kegiatan pertemuan ilmiah tahunan ini. Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan kesehatan saat ini,” ujar Ade Suryaman.
Ia menilai, materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut, terutama yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan primer, sangat dibutuhkan oleh para dokter. Sebab, pelayanan primer merupakan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Ade menekankan pentingnya kemampuan tenaga medis dalam mengambil keputusan klinis secara tepat, termasuk ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
“Kemampuan tenaga medis dalam mengambil keputusan klinis yang tepat dan terampil dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan keselamatan pasien. Ilmu yang didapat ini, Insya Allah dapat diterapkan dalam melayani masyarakat,” ucapnya.
Selain peningkatan kompetensi, Sekda juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan sinergitas antara tenaga kesehatan dengan pemerintah. Menurutnya, kerja sama yang kuat menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal.
“Tanpa kolaborasi, semua akan sulit. Jadi, mari kita jaga kebersamaan dan kekompakan ini untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah, yaitu maju, unggul, berbudaya, dan berkah,” ungkapnya.
Ade berharap kegiatan ilmiah yang digelar IDI Kabupaten Sukabumi tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
“Kegiatan ini perlu dilanjutkan lagi di tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Sukabumi H. Asep Suherman menyampaikan komitmen para dokter untuk terus membantu pemerintah dalam menangani berbagai persoalan kesehatan di daerah.
Ia mengatakan, PIT menjadi salah satu wadah penting bagi para dokter untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, sekaligus kompetensi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini pun menjadi tanggung jawab untuk memberikan kegiatan bermanfaat dan menambah wawasan, pengembangan skill, dan kompetensi bagi para dokter,” bebernya.
PIT ke-9 IDI Kabupaten Sukabumi dilaksanakan selama dua hari dengan menghadirkan berbagai materi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan primer. Materi tersebut dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi dokter yang bertugas di Puskesmas maupun unit gawat darurat (UGD).
“Para dokter diberi materi terkait antisipasi penanganan pasien korban bencana, hingga gigitan ular ataupun lainnya yang berkaitan dengan pelayanan primer. Kami menghadirkan narasumber yang kompeten dalam hal ini,” terangnya.
Menurut Asep, antusiasme para dokter dalam mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 208 orang dan berasal dari sejumlah daerah.
“Jumlah yang ikut ini berasal dari berbagai kota. Ada Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Bogor, hingga Jakarta. Antusiasnya luar biasa. Semoga acara berikutnya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.





