Wabup Andreas: Pemkab Sukabumi Terus Selaraskan Program dengan Pemerintah Pusat

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.

Pidato kenegaraan tersebut disimak secara langsung dari Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (14/8/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa APBN memiliki peran strategis sebagai instrumen negara untuk melindungi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan anggaran negara, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan aspek keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perjuangan bangsa dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

“APBN adalah alat perjuangan untuk melindungi rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran negara agar mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir melalui kebijakan dan program yang memberikan perlindungan, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong terciptanya kehidupan yang lebih adil dan sejahtera.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, penyelarasan program menjadi penting agar kebijakan pembangunan di daerah dapat berjalan searah dengan prioritas nasional, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita terus selaraskan program dengan pusat. Apa yang menjadi kebijakan dan prioritas pemerintah pusat tentu akan kita sinergikan dengan program pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” kata Andreas.

Ia menambahkan, sinergi tersebut akan terus dilakukan pada berbagai sektor pembangunan, sehingga program pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Intinya, bagaimana pembangunan yang kita laksanakan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Wabup Andreas: Pemkab Sukabumi Terus Selaraskan Program dengan Pemerintah Pusat

SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.

Pidato kenegaraan tersebut disimak secara langsung dari Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa APBN memiliki peran strategis sebagai instrumen negara untuk melindungi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan anggaran negara, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan aspek keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perjuangan bangsa dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

“APBN adalah alat perjuangan untuk melindungi rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran negara agar mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir melalui kebijakan dan program yang memberikan perlindungan, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong terciptanya kehidupan yang lebih adil dan sejahtera.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, penyelarasan program menjadi penting agar kebijakan pembangunan di daerah dapat berjalan searah dengan prioritas nasional, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita terus selaraskan program dengan pusat. Apa yang menjadi kebijakan dan prioritas pemerintah pusat tentu akan kita sinergikan dengan program pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” kata Andreas.

Ia menambahkan, sinergi tersebut akan terus dilakukan pada berbagai sektor pembangunan, sehingga program pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Intinya, bagaimana pembangunan yang kita laksanakan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.

Pidato kenegaraan tersebut disimak secara langsung dari Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa APBN memiliki peran strategis sebagai instrumen negara untuk melindungi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan anggaran negara, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan aspek keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perjuangan bangsa dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

“APBN adalah alat perjuangan untuk melindungi rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran negara agar mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir melalui kebijakan dan program yang memberikan perlindungan, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong terciptanya kehidupan yang lebih adil dan sejahtera.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, penyelarasan program menjadi penting agar kebijakan pembangunan di daerah dapat berjalan searah dengan prioritas nasional, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita terus selaraskan program dengan pusat. Apa yang menjadi kebijakan dan prioritas pemerintah pusat tentu akan kita sinergikan dengan program pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” kata Andreas.

Ia menambahkan, sinergi tersebut akan terus dilakukan pada berbagai sektor pembangunan, sehingga program pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Intinya, bagaimana pembangunan yang kita laksanakan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait