Sukabumi | Matanusa.net – Kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing dengan kawasan wisata ternama seperti Bali.
Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI asal Jawa Barat, Mulyadi. Ia mendorong adanya penguatan infrastruktur dan konektivitas menuju Palabuhanratu agar potensi pariwisata dan ekonomi kawasan pesisir selatan Sukabumi dapat berkembang lebih cepat.
Salah satu usulan yang disampaikan yakni melanjutkan pembangunan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) hingga mendekati kawasan Palabuhanratu. Menurutnya, akses yang semakin mudah akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas wisatawan sekaligus membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Usulan tersebut disebut telah disampaikan kepada Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Perkasa Roeslani, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Mulyadi juga berharap Palabuhanratu dapat diarahkan menjadi kawasan perkotaan wisata yang modern dan cerdas. Pengembangan tersebut, menurutnya, perlu dilakukan secara terpadu dengan sektor perikanan dan ekonomi masyarakat pesisir.
“Palabuhanratu harus kita angkat menjadi pusat kota wisata modern. Potensinya sangat besar dan layak didorong seperti Bali,” ujar Mulyadi.
Selain sektor pariwisata, ia menilai keberadaan pusat pelayanan serta pelelangan ikan yang modern dapat menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi nelayan sekaligus menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Palabuhanratu sendiri memiliki sejumlah keunggulan alam, mulai dari hamparan pantai, karakter ombak Samudra Hindia, panorama matahari terbenam hingga berkembangnya tempat kuliner dan kafe di kawasan pesisir. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk mengembangkan wisata bahari, termasuk aktivitas selancar.
Meski demikian, sejumlah pembenahan masih diperlukan. Peningkatan fasilitas umum, kebersihan lingkungan, serta penataan kawasan wisata secara merata menjadi pekerjaan penting agar Palabuhanratu mampu memberikan pengalaman wisata yang semakin nyaman.
Mulyadi menegaskan, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan penataan destinasi. Dengan dukungan akses transportasi, fasilitas yang memadai dan pengelolaan kawasan yang baik, Palabuhanratu dinilai berpeluang menjadi salah satu ikon wisata pesisir Jawa Barat.
“Kalau akses dan penataannya terus diperkuat, Palabuhanratu bisa menjadi salah satu tujuan wisata utama di Jawa Barat,” pungkasnya.