Perluas Cakupan JKN, Sekda Sukabumi Dorong Relawan SPPG Segera Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam memperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) demi mewujudkan perlindungan kesehatan yang merata bagi masyarakat. Upaya tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat membuka Sosialisasi Program JKN bagi Relawan SPPG se-Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi, pada Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa setiap relawan yang berperan dalam kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat perlu mendapatkan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus Yayasan SPPG segera mendaftarkan para relawannya sebagai peserta JKN.

“Program JKN merupakan bentuk nyata perlindungan negara terhadap kesehatan masyarakat. Saya berharap seluruh yayasan SPPG segera memastikan para relawannya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan sehingga memperoleh kepastian perlindungan kesehatan,” ujar H. Ade Suryaman.

Sekda menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 402 Yayasan SPPG yang telah terdaftar di Kabupaten Sukabumi. Jika setiap yayasan memiliki rata-rata 50 relawan, maka terdapat potensi puluhan ribu orang yang dapat memperoleh perlindungan melalui program JKN.

Menurutnya, optimalisasi kepesertaan JKN bukan hanya menjadi kepentingan pemerintah maupun BPJS Kesehatan, tetapi merupakan investasi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sukabumi.

Ia mengungkapkan, berdasarkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), cakupan UHC ditargetkan mencapai 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen. Sementara itu, kondisi Kabupaten Sukabumi saat ini menunjukkan cakupan kepesertaan baru mencapai 92,97 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 62,96 persen.

“Masih diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar target UHC dapat segera tercapai. Kehadiran yayasan SPPG menjadi salah satu potensi besar dalam meningkatkan jumlah peserta aktif JKN,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Sukabumi, Ahmad Sanusi Budi Permana, menjelaskan bahwa semangat gotong royong merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan Program JKN. Oleh sebab itu, kepesertaan yang aktif sangat penting agar manfaat jaminan kesehatan dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat.

Ia juga menerangkan bahwa relawan SPPG dapat mendaftar melalui skema Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri Kelas 3, sehingga proses kepesertaan menjadi lebih mudah dan terjangkau,” pungkasnya.

Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi tersebut, BPJS Kesehatan akan memberikan pendampingan teknis kepada seluruh Yayasan SPPG dalam proses pendaftaran secara kolektif. Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan Yayasan SPPG mampu meningkatkan keaktifan peserta JKN, mempercepat terwujudnya target Universal Health Coverage, serta memastikan seluruh relawan memperoleh akses perlindungan kesehatan yang memadai.

Pos terkait