Ladies Program Apeksi XVIII, Ketua TP-PKK Kota Sukabumi Belajar Kuliner Khas Medan

Foto: Dokpim.

Sukabumi Kota | Matanusa.net – Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, turut ambil bagian dalam kegiatan Fun Cooking yang menjadi salah satu rangkaian Ladies Program pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Taman Cadika, Kota Medan, pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan para pendamping kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Selain mempererat silaturahmi, para peserta juga diajak mengenal kekayaan kuliner Nusantara melalui praktik memasak makanan khas Medan, yakni ubi tumbuk.

Ranty Rachmatilah mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, penggunaan bunga kecombrang yang dipadukan dengan daun singkong memberikan cita rasa yang berbeda dibandingkan olahan serupa yang biasa ditemui di daerah lain.

“Perpaduan kecombrang dan daun singkong menghasilkan rasa yang unik. Ini menjadi pengalaman kuliner yang menarik karena memberikan sensasi rasa yang berbeda,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ubi tumbuk merupakan salah satu makanan tradisional khas Medan yang umumnya disajikan dengan taburan teri Medan sehingga memiliki cita rasa gurih dan khas.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri dari pendamping kepala daerah dari berbagai wilayah. Ranty berada dalam satu tim bersama peserta dari Kota Pontianak, Kota Bogor, dan Kota Cirebon. Kebersamaan itu menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring, sekaligus mempererat hubungan antardaerah.

Ladies Program Rakernas Apeksi XVIII tidak hanya berisi kegiatan memasak, tetapi juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas para pendamping kepala daerah melalui berbagai agenda yang menggabungkan pengembangan keterampilan, kemampuan komunikasi, serta pelestarian budaya Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun semangat kolaborasi dan kebersamaan di antara para pendamping kepala daerah, sekaligus memperkenalkan keberagaman kuliner Nusantara sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Pos terkait