Karimun | Matanusa.net – Momen ulang tahun ke-51 Ketua Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Kepulauan Riau, Hatik Hidayati Setiowati, diisi dengan kegiatan sosial dan doa bersama yang penuh makna. Acara tersebut berlangsung di Tanjung Balai Karimun, pa di a Jumat (29/5/2026), dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim piatu.
Perayaan yang digelar secara sederhana itu menjadi ajang refleksi dan ungkapan rasa syukur atas perjalanan hidup yang telah dilalui. Dalam suasana penuh kekhidmatan, doa bersama dipanjatkan untuk kesehatan, keselamatan, dan keberkahan bagi Hatik beserta keluarga.
Tak hanya itu, Hatik juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mendoakan keberlangsungan organisasi PWDPI agar terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendampingi warga yang membutuhkan bantuan dan advokasi.
Dalam kesempatan tersebut, doa khusus juga dipanjatkan bagi masyarakat Karimun yang saat ini tengah memperjuangkan hak atas tanah dan tempat tinggal mereka dalam sengketa dengan PT KSP. Hatik berharap proses hukum yang sedang berlangsung di tingkat kasasi Mahkamah Agung dapat memberikan keadilan bagi warga yang terdampak.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda, Hatik menyerahkan santunan kepada 17 anak yatim piatu yang hadir. Bahkan, anak-anak tersebut secara resmi ditetapkan sebagai anak binaan PWDPI Kepulauan Riau.
Melalui program pembinaan tersebut, PWDPI berkomitmen untuk memberikan dukungan berkelanjutan, baik dalam bidang pendidikan maupun kebutuhan dasar lainnya, sehingga mereka dapat tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan itu menjadi bukti bahwa perayaan ulang tahun tidak hanya dimaknai sebagai peringatan bertambahnya usia, tetapi juga momentum untuk berbagi, memperkuat kepedulian sosial, serta mendoakan kebaikan bagi sesama.