Muhibah Ramadan di Jampangtengah, Wabup Tegaskan Pemerintah Terbuka Terima Kritik Demi Kemajuan Sukabumi

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka menerima berbagai saran dan kritik dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk mempercepat pembangunan di daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Muhibah Ramadan Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Besar Al-Hurriyah, Kampung Bojonglopang, Kecamatan Jampangtengah, pada Kamis (12/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Wabup menyampaikan bahwa kepemimpinannya bersama Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, terus berupaya mewujudkan berbagai visi dan misi pembangunan daerah. Salah satu bukti nyata yang telah dirasakan masyarakat adalah pembangunan ruang terbuka hijau berupa Alun-Alun Jampangtengah.

“Pembangunan ruang terbuka hijau adalah janji kami. Di Jampangtengah telah terwujud dengan keberadaan Alun-Alun Jampangtengah. Ini membuktikan bahwa kami bekerja dan berusaha mewujudkan setiap janji yang telah disampaikan,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan di Kecamatan Jampangtengah tidak hanya berhenti pada penyediaan ruang terbuka hijau. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga merencanakan berbagai pembangunan lain yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik serta aksesibilitas masyarakat.

“Kami berupaya akan ada pembangunan lain yang dapat membantu aktivitas masyarakat, salah satunya program rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi warga Jampangtengah,” ujarnya.

Wabup juga menilai keberadaan Alun-Alun Jampangtengah telah memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Dengan adanya ruang publik tersebut, pergerakan ekonomi warga dinilai semakin meningkat.

“Saya melihat sektor perekonomian masyarakat mulai bergerak dengan adanya alun-alun. Semoga ke depan semakin meningkat. Karena itu mari kita rawat bersama fasilitas ini,” ajaknya.

Meski demikian, H. Andreas mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam satu tahun masa kepemimpinannya bersama Bupati Sukabumi. Ia menyebut berbagai keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial selalu menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Kami menerima setiap kritik dan keluhan masyarakat. Namun perlu dipahami, tidak semua dapat diselesaikan secara cepat karena ada yang memerlukan proses. Meski begitu, setiap keluhan tetap menjadi catatan bagi kami untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Ia pun memohon doa dari masyarakat agar dapat menuntaskan amanah kepemimpinan selama empat tahun ke depan, sekaligus merealisasikan berbagai janji pembangunan yang telah dicanangkan.

“Mari doakan kami agar mampu mewujudkan setiap janji dan terus berjuang memajukan Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan Muhibah Ramadan tahun ini telah memasuki tahap akhir perjalanan.

“Kegiatan muhibah Ramadan dilaksanakan di 10 kecamatan. Saat ini tersisa Kecamatan Sagaranten dan Cidahu yang akan segera dikunjungi,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam rangkaian Muhibah Ramadan tersebut pemerintah daerah juga menyediakan hadiah umrah bagi masyarakat. Setiap kecamatan memiliki kesempatan bagi satu orang untuk diberangkatkan umrah oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan bazar murah dan pemberian santunan kepada masyarakat yang melibatkan berbagai instansi terkait.

“Kami berharap momentum Ramadan ini dapat meningkatkan kesadaran serta kepedulian sosial antar sesama,” pungkasnya.

Pos terkait