Dispar Kabupaten Sukabumi Matangkan Konsep “Touring Ngabumi” HJKS ke-155, Sinergikan Wisata dan Pemberdayaan Desa

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, bersama tim meninjau lokasi rencana rute Touring Ngabumi di Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, sebagai bagian dari persiapan peringatan HJKS ke-155 dan penguatan kolaborasi dengan program SPAM Rutilahu serta BUMDes setempat. (Foto: Istimewa).

Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi terus mematangkan persiapan menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 tahun 2025. Salah satu agenda unggulan yang tengah dipersiapkan adalah kegiatan Touring Ngabumi, sebuah program wisata roda dua yang mengusung semangat pariwisata berkelanjutan dan berdampak sosial bagi masyarakat, pada Selasa (21/10/2025).

Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Ali Iskandar, tim Dispar melakukan kunjungan kerja ke Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, guna meninjau kesiapan rute dan potensi wisata yang akan menjadi bagian dari kegiatan Touring Ngabumi. Kunjungan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara sektor pariwisata dengan program pemberdayaan masyarakat seperti SPAM Rutilahu dan BUMDes.

“Pariwisata bukan hanya soal destinasi, tapi juga tentang bagaimana kegiatan wisata dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat. Melalui Touring Ngabumi, kami ingin menggerakkan ekonomi lokal, memperkenalkan potensi desa, dan sekaligus memperkuat program sosial seperti Rutilahu dan SPAM,” ujar Ali Iskandar, usai peninjauan lapangan.

Kegiatan Touring Ngabumi dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Oktober 2025, mengangkat tema “Sukabumi Ngabumi 2025”. Acara ini akan menempuh rute wisata alam di kawasan selatan Sukabumi dengan melibatkan komunitas motor dan masyarakat umum. Selain menjelajahi keindahan alam, peserta touring juga akan diajak untuk meninjau langsung proyek air bersih dan berbagai inisiatif ekonomi desa yang tengah digarap BUMDes.

Menurut Ali Iskandar, kolaborasi dengan BUMDes Ciparay yang memiliki unit usaha peternakan telur dan produk lokal menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan sektor pariwisata dalam memperkuat perekonomian desa. “Kami ingin menjadikan BUMDes sebagai bagian dari promosi wisata lokal. Setiap kegiatan pariwisata harus punya efek domino yang dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, pada 17 Oktober 2025. Rapat tersebut menekankan pentingnya integrasi pembangunan pariwisata dengan infrastruktur dan program pemberdayaan desa agar manfaatnya lebih luas.

Sementara itu, Camat Jampangkulon, Dading, yang turut mendampingi tim Dispar, menyampaikan bahwa wilayahnya siap mendukung penuh agenda Touring Ngabumi. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi promosi wisata maupun pengembangan fasilitas publik seperti SPAM dan perbaikan jalan lingkungan.

“Kami sangat mendukung langkah Dinas Pariwisata. Desa Ciparay punya potensi alam dan masyarakat yang siap tumbuh bersama pariwisata. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari geliat wisata berdaya guna di wilayah selatan Sukabumi,” pungkas Dading.

Sebagai bagian dari perayaan HJKS ke-155, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menyiapkan sejumlah agenda pendukung seperti Festival Kopi, Lomba Kebersihan Desa, dan pameran UMKM. Seluruh kegiatan tersebut diarahkan untuk mewujudkan visi besar “Sukabumi Mubarokah” melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata.

Pos terkait