Disbudpora Sukabumi Apresiasi Galuh Pakuan, Dorong Pembinaan Seni Tari di Daerah

Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yanti Irianti, menyerahkan cenderamata kepada perwakilan Galuh Pakuan dalam kegiatan Saba Sanggar Tari Road to Festival Galuh Pakuan di Pendopo Kabupaten Sukabumi. (Foto: Istimewa).

Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi memberikan apresiasi tinggi kepada Galuh Pakuan atas penyelenggaraan kegiatan Saba Sanggar Tari Road to Festival yang digelar di wilayah Sukabumi. Agenda tersebut menjadi wadah silaturahmi dan pembinaan bagi delapan sanggar tari dari Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Sekretaris Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yanti Irianti, mengatakan kegiatan yang diinisiasi oleh Galuh Pakuan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat pembinaan seni dan budaya, khususnya seni tari tradisional. Menurutnya, pelaksanaan Saba Sanggar tidak hanya memperkenalkan konsep festival, tetapi juga memberikan pemahaman teknis yang bermanfaat bagi para peserta.

“Kegiatan ini memberikan edukasi dan arahan teknis yang sangat berguna bagi sanggar-sanggar tari. Informasi yang disampaikan jelas dan mudah dipahami oleh seluruh peserta,” ujar Yanti, pada Minggu (12/10/2025).

Ia menambahkan, pihaknya juga memberikan dukungan penuh kepada sanggar seni asal Kabupaten Sukabumi yang akan ikut serta dalam Festival Galuh Pakuan mendatang. Yanti berharap agar para pelaku seni terus meningkatkan kemampuan dan kreativitasnya agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Kehadiran tim Saba Sanggar menjadi motivasi bagi para penari untuk terus berlatih dan tidak cepat puas dengan kemampuan yang ada. Semangat untuk berprestasi harus terus dijaga agar mampu bersaing dengan daerah lain,” tegasnya.

Selain itu, Yanti turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bunda Ratu Galuh Pakuan yang telah memberikan pembinaan langsung kepada peserta, mulai dari pemahaman teknis pelaksanaan festival hingga pengenalan sejarah Lembaga Adat Kebudayaan (LAK) Galuh Pakuan.

“Peran LAK Galuh Pakuan sangat positif, terutama dalam menjaga kelestarian tari jaipongan dan membina generasi muda agar lebih mencintai seni budaya daerah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan seperti ini, Disbudpora Kabupaten Sukabumi berharap sinergi antara lembaga adat, sanggar tari, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin demi pelestarian serta pengembangan seni budaya lokal.

Pos terkait