Disbudpora Sukabumi Dorong Sinergi Budaya, Pemuda, dan Olahraga untuk Majukan CPUGGp

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi. (Foto: Istimewa).

Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan kawasan Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp). Upaya ini bukan hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga pada pelestarian budaya, pemberdayaan generasi muda, serta peningkatan prestasi olahraga daerah.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyampaikan bahwa CPUGGp merupakan potensi besar yang harus dikelola secara terpadu dan berkelanjutan. “Geopark ini bukan sekadar destinasi wisata alam, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal, membangun semangat generasi muda, dan mengembangkan sport tourism yang bernilai ekonomi,” ujarnya, pada Rabu (15/10/2025).

Menurut Yudi, Disbudpora mengambil peran strategis melalui tiga fokus utama dalam mendukung keberlanjutan CPUGGp:

  1. Pelestarian dan Penguatan Budaya Lokal
    Disbudpora akan terus mendorong kegiatan yang mengangkat nilai-nilai tradisi daerah, seperti festival budaya, pelatihan seni, hingga pemberdayaan komunitas seni di kawasan geopark. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemajuan kebudayaan sebagai identitas Kabupaten Sukabumi.
  2. Pemberdayaan Pemuda Sebagai Agen Perubahan
    Generasi muda akan dilibatkan aktif dalam berbagai program geopark, mulai dari pelatihan kepemimpinan, wirausaha kreatif, hingga peran mereka sebagai duta geopark dan pemandu wisata lokal. “Pemuda adalah energi perubahan. Mereka harus menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan di CPUGGp,” tutur Yudi.
  3. Pengembangan Olahraga dan Sport Tourism
    Disbudpora juga menyiapkan kegiatan olahraga berbasis alam seperti maraton, paralayang, dan sepeda wisata. Selain meningkatkan prestasi atlet daerah, kegiatan ini diharapkan mampu menarik wisatawan dan memperkenalkan keindahan CPUGGp ke kancah nasional maupun internasional.

Yudi menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan CPUGGp membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan media. “Sinergi inilah yang akan membawa CPUGGp menjadi simbol kebanggaan Kabupaten Sukabumi dan contoh geopark berkelanjutan di dunia,” pungkasnya.

Dengan langkah konkret Disbudpora, CPUGGp diharapkan tidak hanya menjadi ikon wisata alam, tetapi juga wadah tumbuhnya budaya, semangat pemuda, dan prestasi olahraga yang berdaya saing global.

Pos terkait