LSM Dampal Jurig dan KKN Nusa Putra Tebar 25 Ribu Bibit Ikan di Kaki Gunung Halimun

Kolaborasi LSM Dampal Jurig, KKN Universitas Nusa Putra K-55, dan Pemdes Cirendang dalam program tebar bibit ikan demi pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. (Foto: Irvan Azis).

Sukabumi | Matanusa.net – Upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan terus digelorakan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dampal Jurig bersama Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra K-55 serta Pemerintah Desa Cirendang, Kecamatan Cikakak, melaksanakan kegiatan tebar bibit ikan di aliran Sungai Cicatih, kawasan kaki Gunung Halimun Salak, pada Jumat (15/8/2025).

Kegiatan sosial lingkungan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cirendang, Ketua Karang Taruna, Ketua Kelompok KKN 55, dan para mahasiswa peserta KKN. Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, mengatakan penebaran ikan menjadi bagian dari rangkaian program bakti lingkungan hidup sekaligus upaya konservasi alam.

“Total ada 25 ribu bibit ikan nila, lele, dan sidat yang ditebar. Sebanyak 10 ribu ekor dilepas di aliran Sungai Cicatih, sedangkan sisanya disebar ke berbagai titik perairan lain seperti Sungai Cimandiri, Cibabah, Cibareno, Cinumpang, hingga kolam warga dan kolam masjid-musholla,” jelas Irvan.

“LSM Dampal Jurig bersama KKN Universitas Nusa Putra K-55 dan Pemdes Cirendang menebar bibit ikan di aliran Sungai Cicatih, kaki Gunung Halimun, sebagai upaya menjaga ekosistem perairan.”

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kelestarian ekosistem sungai, tetapi juga diharapkan mampu mendukung ketahanan gizi serta peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Ketua Kelompok KKN 55 Universitas Nusa Putra, Giri Putra Wahid Irvalinda, menambahkan, kegiatan ini mengusung tema “Tebar Ikan, Panen Harapan”. Tujuannya adalah menjaga keberlanjutan ekosistem sungai sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat lingkungan.

“Ekosistem sungai yang sehat akan menunjang kehidupan masyarakat. Tidak hanya dari sisi pangan, tetapi juga bisa berkembang menjadi potensi wisata edukasi. Kami berharap masyarakat dapat melanjutkan upaya ini secara berkelanjutan,” ungkap Giri.

Lebih lanjut, Giri menilai sinergi antara mahasiswa dan pegiat lingkungan menjadi contoh nyata kolaborasi yang efektif. Mahasiswa hadir dengan energi dan ide baru, sementara LSM membawa pengalaman serta jaringan yang luas. “Dengan kerja sama seperti ini, hasilnya akan lebih terasa dan memberi manfaat jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Cikakak bersama Kepala Desa dan Ketua Karang Taruna Cirendang menyampaikan apresiasinya. Mereka menilai program ini selaras dengan visi Jawa Barat dalam program Hejokeun Leuweung yang digagas KDM Gubernur.

“Kolaborasi antara KKN Universitas Nusa Putra dan LSM Dampal Jurig menjadi bukti bahwa kepedulian lingkungan dapat diwujudkan melalui kerja bersama. Ini adalah langkah nyata menuju Sukabumi yang lebih lestari dan berkah,” pungkasnya.

Pos terkait