Dprd Sukabumi Bahas Perubahan APBD 2025 dalam Paripurna ke-29

Foto: Dok. Dprd Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-29 Tahun Sidang 2025, pada Selasa (5/8/2025), di ruang rapat utama DPRD. Agenda utama dalam sidang tersebut adalah penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP, dan didampingi Wakil Ketua III DPRD, Ramzi Akbar Yusuf, SM. Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, SE, para anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Sukabumi, serta tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Budi Azhar menyampaikan bahwa forum paripurna ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian nota pengantar yang sebelumnya disampaikan oleh Bupati Sukabumi terkait APBD Perubahan 2025.

“Pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi merupakan catatan penting yang berisi saran, koreksi, hingga pertanyaan yang ditujukan kepada pihak eksekutif. Tujuannya adalah agar Raperda APBD Perubahan ini dapat lebih sempurna dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” jelas Budi Azhar.

Dalam rapat tersebut, pandangan umum fraksi-fraksi disampaikan oleh para juru bicara sebagai berikut:

  • Fraksi Golkar dan PAN: Rahma Sakura Ramkar
  • Fraksi GERINDRA: Hera Iskandar
  • Fraksi PKB: Nandar, S.Pd
  • Fraksi PKS: Erpa Aris Purnama, S.Si
  • Fraksi PDI-P: H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd
  • Fraksi Demokrat: Lugi Septiandi Herman
  • Fraksi PPP: H. Apep Saepul Mandan

Pandangan dari tiap fraksi mencerminkan semangat kolaboratif antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Rapat paripurna ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penyusunan APBD Perubahan 2025 yang mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat sekaligus menjawab tantangan pembangunan daerah.

Pos terkait