Dinas Peternakan Sukabumi Dorong Kabandungan Jadi Sentra Domba Berbasis Agroindustri

Foto: Disnak Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu potensi unggulan daerah untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni mengembangkan kawasan peternakan domba di Kecamatan Kabandungan melalui penguatan rantai nilai agroindustri dari hulu hingga hilir.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kawasan Peternakan Domba di Kecamatan Kabandungan yang dilaksanakan di Desa Cipeuteuy, Selasa (3/11/2026).

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan peternakan tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan populasi ternak. Lebih dari itu, diperlukan sistem pengelolaan yang terintegrasi agar seluruh proses usaha peternakan mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

Menurut Asep, pengembangan kawasan peternakan domba perlu dilakukan melalui konsep rantai nilai agroindustri yang mencakup tiga tahapan utama, yakni fase hulu (upstream), fase budidaya (on-farm), dan fase hilir (downstream).

Pada fase hulu, pengembangan difokuskan pada pengelolaan sumber daya genetik ternak lokal, standardisasi bibit domba unggul, serta penyediaan pakan secara mandiri.

Sementara pada fase budidaya, diarahkan pada intensifikasi pemeliharaan oleh peternak lokal, penerapan sistem manajemen kandang yang baik, serta peningkatan efisiensi konversi pakan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak.

Adapun pada fase hilir, pengembangan difokuskan pada penguatan infrastruktur rumah potong hewan (RPH), industri pengolahan daging, pengembangan produk olahan, serta perluasan akses pasar dan kemitraan agroindustri.

“Ketiga tahapan tersebut harus saling terhubung agar pengembangan kawasan peternakan domba dapat berjalan secara optimal. Dengan demikian, sektor peternakan tidak hanya menghasilkan ternak, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi para peternak,” ujarnya.

Asep menambahkan, pengembangan kawasan peternakan domba di Kecamatan Kabandungan diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pedesaan. Selain membuka peluang usaha, sektor ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan peternak melalui pengolahan hasil ternak yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Melalui koordinasi lintas sektor dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berupaya membangun kawasan peternakan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Pengembangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan peternakan dalam mendukung pembangunan ekonomi Kabupaten Sukabumi berbasis potensi lokal.

“Kami berharap pengembangan kawasan peternakan domba di Kabandungan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para peternak. Dengan penguatan agroindustri dari hulu hingga hilir, potensi lokal ini diharapkan mampu berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedesaan,” pungkasnya.

Pos terkait