Sukabumi | Matanusa.net – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra Gelombang 2 di Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan masyarakat.
Selama hampir satu bulan, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, sosial kemasyarakatan, keselamatan lingkungan hingga penguatan potensi ekonomi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Kelompok Terpadu Gelombang 2 Kelompok C dan D bersama Tim Riset 2E Desa Cijambe.
Kepala Desa Cijambe, Suhendi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Universitas Nusa Putra yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa KKN dari Nusa Putra yang telah bisa membantu warga kami. Ada beberapa hal penting yang dirasakan oleh warga kami,” ujar Suhendi, pada Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, salah satu kontribusi yang cukup dirasakan masyarakat berada di bidang pendidikan. Mahasiswa KKN turut membantu kegiatan di sekolah, termasuk memberikan pembelajaran dan pendampingan kepada anak-anak usia SD maupun PAUD.

Mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra Gelombang 2 melakukan pemasangan rambu reflektor di sejumlah titik Jalan Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, sebagai upaya meningkatkan visibilitas dan keselamatan warga, khususnya saat berkendara pada malam hari.
Selain pendidikan, mahasiswa juga melaksanakan pemasangan rambu-rambu reflektor di sejumlah titik jalan desa. Program tersebut dinilai membantu meningkatkan visibilitas pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Kondisi jalan Desa Cijambe yang memiliki sejumlah tanjakan, turunan dan tikungan membuat keberadaan rambu reflektor dinilai penting untuk mendukung keselamatan warga.
“Jangankan warga, saya juga merasakan manfaatnya, terutama pada malam hari karena jalan desa kami cukup curam dan banyak tikungan,” ujarnya.
Suhendi berharap pengalaman selama melaksanakan KKN dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kepedulian sosial setelah kembali ke lingkungan kampus maupun masyarakat.
“Semoga menjadi orang yang berbakti kepada orang tua dan bisa membawa ilmu yang berkah buat masyarakat yang ada di Kabupaten Sukabumi, khususnya di Indonesia. Mudah-mudahan lancar, selalu berjaya, banyak rezeki dan panjang umur. Semangat,” pungkasnya.
Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Desa
Sementara itu, Ketua Kelompok C, Arizal Afsal, mengatakan pelaksanaan KKN di Desa Cijambe menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi secara langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, berbagai program yang dijalankan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki Desa Cijambe.
“Kami berupaya agar program yang dilaksanakan tidak hanya menjadi kegiatan selama KKN, tetapi dapat memberikan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Kelompok D, Daffa Fauzi Aqmar. Ia menilai sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting dalam kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat membuat kami lebih memahami kondisi di lapangan sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi kami,” ujarnya.

Mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra Gelombang 2 bersama masyarakat Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari pemasangan papan informasi, rambu reflektor, hingga kegiatan kepedulian lingkungan.
Tim Riset 2E Dorong Pemasaran Produk Peternakan
Sementara itu, Ketua Tim Riset 2E, Steven Darma Julian, menjelaskan bahwa tim riset turut terlibat dalam pelaksanaan sejumlah program kelompok terpadu.
Menurut Steven, meskipun memiliki fokus pada kegiatan riset, Tim 2E tetap mengambil bagian dalam berbagai kegiatan pendukung, termasuk penguatan sisi ekonomi dan pemasaran.
“Tim riset juga ikut membantu dalam program kerja besar. Pelaksanaannya memang lebih banyak dilakukan oleh tim terpadu, tetapi tim riset tetap ikut serta membantu, termasuk dalam aspek keuangan dan kegiatan lainnya,” jelas Steven.
Salah satu kontribusi Tim Riset 2E dilakukan melalui kegiatan pemasaran produk, khususnya produk yang berkaitan dengan potensi peternakan dan hasil peternakan masyarakat.
Tim berupaya memperkenalkan serta memasarkan produk tersebut ke sejumlah pasar sebagai bagian dari upaya membantu membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi produk lokal Desa Cijambe.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu memperkenalkan potensi produk masyarakat Desa Cijambe sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas,” ujarnya.
Dengan berakhirnya rangkaian KKN, diharapkan berbagai program yang telah dilaksanakan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh pemerintah desa bersama masyarakat.
Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra di Desa Cijambe pun tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pendidikan, kepedulian sosial, keselamatan lingkungan serta pengembangan potensi ekonomi desa.
“Semoga apa yang sudah kami lakukan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengalaman yang berharga bagi kami sebagai mahasiswa,” pungkas Steven.





