Dispar Sukabumi Dukung Syukuran Bumi Pasirpanjang 2026, Angkat Potensi Alam dan Budaya Lokal

Foto: Dispar Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Semangat menjaga alam sekaligus melestarikan budaya lokal akan mewarnai Syukuran Bumi Desa Pasirpanjang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 17–19 September 2026 di Kadusunan Cisumur, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Mengusung tema “Raksa Bumi Rahayat Manjing Walagri”, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur masyarakat terhadap bumi dan alam yang telah memberikan sumber kehidupan. Syukuran Bumi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi budaya dan wisata Desa Pasirpanjang.

Kegiatan ini mendapat perhatian dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, S.H., M.H., turut mendorong agar potensi budaya, alam, dan aktivitas masyarakat dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata daerah.

Beragam kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan gelaran tersebut. Mulai dari opening ceremony, pertunjukan seni budaya, kirab budaya, lintas alam, kompetisi olahraga, tabligh akbar, festival band, bazar UMKM hingga layanan umum.

Rangkaian acara tersebut menunjukkan bahwa Syukuran Bumi tidak hanya mengedepankan aspek budaya dan hiburan, tetapi juga menggabungkan unsur lingkungan, olahraga, keagamaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Khusus melalui kegiatan lintas alam, masyarakat dan peserta diajak menikmati sekaligus mengenal potensi alam sekitar. Pesan pelestarian lingkungan menjadi semakin kuat sejalan dengan tema yang diusung dalam Syukuran Bumi tahun ini.

Sementara itu, bazar UMKM menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk lokal. Kehadiran UMKM diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.

Bagi Dispar Kabupaten Sukabumi, kegiatan berbasis masyarakat seperti Syukuran Bumi memiliki nilai penting dalam memperkuat daya tarik destinasi melalui kekayaan budaya dan kearifan lokal. Tradisi masyarakat yang dikemas dalam sebuah agenda publik dapat menjadi salah satu daya dukung bagi pengembangan pariwisata berbasis budaya dan alam.

Syukuran Bumi Desa Pasirpanjang 2026 pun diharapkan mampu menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga bumi, merawat lingkungan, mempertahankan budaya, serta mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Masyarakat dan wisatawan yang ingin mengikuti kemeriahan acara dapat hadir langsung di Kadusunan Cisumur, Desa Pasirpanjang, pada 17 hingga 19 September 2026.

Dengan semangat “Raksa Bumi Rahayat Manjing Walagri”, Syukuran Bumi Pasirpanjang diharapkan menjadi perayaan budaya sekaligus gerakan bersama untuk menjaga alam dan kehidupan masyarakat.

Pos terkait