Sukabumi | Matanusa.net – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Hal tersebut disampaikan Wabup saat menghadiri Syukuran Milad ke-43 Pondok Pesantren Assalam Kampus Putra di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (28/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Andreas menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Pondok Pesantren Assalam yang selama puluhan tahun telah berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter dan kepribadian para santri.
Menurutnya, pesantren bukan hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang untuk menempa kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, serta nilai-nilai akhlak yang menjadi bekal penting bagi generasi muda.
“Pesantren memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat,” ujar Wabup Andreas.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat harus diimbangi dengan fondasi agama dan moral yang kokoh. Karena itu, para santri diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan jati diri serta nilai-nilai keislaman.
“Santri harus mampu mengikuti perkembangan zaman, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi tetap memiliki landasan agama dan moral yang kuat,” ungkapnya.
Wabup menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus membangun dan memperkuat sinergi dengan pondok pesantren. Menurutnya, keberadaan pesantren merupakan bagian penting dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan pesantren, karena pesantren merupakan salah satu bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Kabupaten Sukabumi yang unggul,” pungkasnya.
Sementara itu, bagi Pondok Pesantren Assalam, Milad ke-43 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut sekaligus menatap masa depan.
Semangat menjaga tradisi terus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Nilai-nilai akhlak tetap menjadi bagian utama dalam pembentukan karakter santri, sementara para santri dipersiapkan agar mampu menghadapi tantangan dunia yang terus mengalami perubahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0607 Kota Sukabumi, Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, sesepuh dan pimpinan Pondok Pesantren Assalam, Kepala Kantor Urusan Haji Kabupaten Sukabumi, Camat Bojonggenteng, serta jajaran Forkopimcam Bojonggenteng.





