Sukabumi | Matanusa.net — Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi terus mendorong pengembangan potensi olahraga sekaligus pariwisata melalui ajang Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition 2026.
Kompetisi surfing yang berlangsung pada 15–17 Agustus 2026 di Pantai Cimaja tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Sukabumi kepada para peselancar dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Drs. Yudi Mulyadi, M.Si., menjadi salah satu sosok yang menaruh perhatian terhadap pengembangan olahraga surfing sebagai bagian dari potensi olahraga unggulan daerah.
Ajang tersebut diikuti peselancar dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara, di antaranya Jepang, Australia, Amerika Serikat, Jerman, Austria, Meksiko, Spanyol, Inggris, Taiwan, Uruguay, Prancis, dan Selandia Baru.
Para peserta bertanding dalam lima divisi, yakni Open Pro, Master Expatriate, Longboard, U-16, dan Women.
Bagi Disbudpora Kabupaten Sukabumi, kehadiran atlet nasional dan internasional menjadi peluang strategis untuk meningkatkan pembinaan olahraga surfing sekaligus memperluas promosi potensi daerah.
Pantai Cimaja sendiri dikenal memiliki karakter ombak yang menjadi daya tarik bagi para peselancar. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam pengembangan wisata olahraga di Kabupaten Sukabumi.
Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Drs. Yudi Mulyadi, M.Si., mendorong agar kegiatan olahraga seperti kompetisi surfing dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Selain melahirkan atlet berprestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas yang membuka kompetisi tersebut menegaskan bahwa Pantai Cimaja memiliki potensi untuk berkembang menjadi destinasi wisata kelas dunia.
“Pantai Cimaja ini menjadi destinasi wisata kelas dunia. Mudah-mudahan wisata di Kabupaten Sukabumi terus semakin maju dan berkembang,” pungkas Andreas.
Pembukaan kompetisi ditandai dengan pemukulan bas drum oleh Wakil Bupati Sukabumi. Kegiatan juga dirangkaikan dengan fun run yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Melalui dukungan Disbudpora, penyelenggaraan kompetisi surfing di Cimaja diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para peselancar, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekosistem olahraga, promosi wisata, serta mengangkat nama Kabupaten Sukabumi di tingkat nasional dan internasional.





