Milad Ke-54 DMI, Bupati Sukabumi Ajak Jadikan Masjid Pusat Ilmu dan Benteng Moral Masyarakat

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanuasa.net – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri rangkaian kegiatan Gebyar Muharam 1448 H Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, Milad ke-25 Deklarasi Penegakan Syariat Islam di Kabupaten Sukabumi, Milad Dewan Masjid Indonesia (DMI) ke-54, serta Manaqib Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani yang berlangsung di Aula Siti Khodijah Pondok Pesantren Az-Zainiyyah, Nagrog, Kecamatan Selabintana, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis malam (26/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

“Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ujar H. Asep Japar.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan umat, serta benteng moral bagi masyarakat, khususnya generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Marilah kita menjadikan masjid dan majelis ilmu sebagai benteng pertahanan moral. Kita jaga kondusivitas, pererat tali persaudaraan, dan sebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua MUI Jawa Barat KH. Aang Abdullah Zein mengajak umat Islam untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum evaluasi diri dan peningkatan kualitas keimanan.

“Dalam Gebyar Muharam ini, mari kita lebih dewasa dan meningkatkan ketakwaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, pengurus DMI, unsur pemerintah daerah, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi. Acara juga diisi dengan pembacaan manaqib, doa bersama, serta penyerahan berbagai cinderamata kepada sejumlah tokoh dan pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan syiar Islam di Kabupaten Sukabumi.

Melalui peringatan Milad ke-54 DMI dan Gebyar Muharam 1448 H ini, diharapkan peran masjid semakin kuat sebagai pusat pembinaan umat, pengembangan ilmu pengetahuan, dan penguatan karakter masyarakat yang religius serta berakhlakul karimah.

Pos terkait