Sukabumi | Matanusa.net – Semangat berinovasi terus digelorakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Salah satunya melalui kegiatan Lomba Inovasi Daerah Tingkat Perangkat Daerah Tahun 2026 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi di Aula DKP, pada Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para aparatur untuk menampilkan berbagai terobosan dan gagasan kreatif yang telah dikembangkan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas program kerja, serta mendukung kemajuan pembangunan daerah.
Acara dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., M.Kom, bersama jajaran pejabat dan pegawai DKP. Hadir pula tim penilai dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sukabumi yang melakukan evaluasi terhadap inovasi yang dipresentasikan peserta.
Dalam sambutannya, dr. Gatot menegaskan bahwa inovasi merupakan kebutuhan yang harus terus dikembangkan di tengah berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam sektor ketahanan pangan. Menurutnya, setiap aparatur dituntut mampu menghadirkan solusi yang kreatif, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun budaya kerja yang inovatif di seluruh unit kerja. Setiap pegawai harus memiliki semangat untuk terus mencari cara baru yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada kompetisi tersebut, delapan inovasi unggulan dipresentasikan oleh para peserta sesuai bidang tugas masing-masing. Inovasi yang diperlombakan meliputi Sahabat B2SA, Lentera Pangan, Tour D’ Ketapang, Petis Dapur MBG, Pangkal MBG, Desa Sigizi, Siap Pangan, dan Diva SPPG.
Berbagai inovasi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi. Selain mengedepankan kreativitas, setiap inovasi juga diarahkan agar memiliki manfaat nyata dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Tim penilai dari BAPPERIDA melakukan penilaian berdasarkan sejumlah aspek penting, mulai dari tingkat kebaruan, manfaat yang dihasilkan, efektivitas pelaksanaan, keberlanjutan program, hingga peluang pengembangan dan replikasi di perangkat daerah lainnya.
Perwakilan BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi, Irvan Aprianto, memberikan apresiasi atas antusiasme peserta yang telah menampilkan berbagai ide dan solusi inovatif.
Menurutnya, inovasi yang lahir dari perangkat daerah menjadi salah satu modal penting dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
“Kami berharap seluruh inovasi yang muncul tidak berhenti pada ajang perlombaan semata, tetapi dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan sehingga memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Melalui lomba ini, DKP Kabupaten Sukabumi berharap semangat inovasi dapat tumbuh semakin kuat di lingkungan kerja, sekaligus menjadi pemicu lahirnya berbagai program unggulan yang mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan membawa manfaat bagi masyarakat secara luas.





