Disperkim Dukung Penanganan Sampah Terpadu, Sukabumi Siap Sambut Program PTLS

Foto: Disperkim Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya penanganan persoalan persampahan melalui berbagai langkah strategis. Salah satu upaya tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam High Level Meeting (HLM) terkait persiapan penetapan calon lokasi Program Tata Kelola Lingkungan dan Sosial (PTLS) sektor persampahan bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Dalam upaya mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi turut memberikan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur pendukung kawasan dan penataan lingkungan yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan persampahan modern.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa penanganan sampah tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan limbah semata, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas lingkungan permukiman masyarakat.

Menurutnya, keberadaan sarana dan prasarana lingkungan yang memadai akan mendukung terciptanya kawasan permukiman yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Karena itu, Dinas Perkim siap mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

Dalam rapat tersebut, Bupati Sukabumi memaparkan kondisi sejumlah lokasi pengelolaan sampah yang telah disurvei. TPA Cimenteng saat ini telah bertransformasi menjadi fasilitas pengolahan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) yang mampu mengolah ratusan ton sampah menjadi bahan bakar alternatif melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Sementara itu, TPA Cikidang masih menghadapi sejumlah tantangan teknis, mulai dari kondisi geografis berupa lereng dan jurang yang cukup curam hingga keterbatasan akses jalan menuju lokasi.

Sebagai alternatif, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengusulkan lahan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, seluas sekitar 20 hektare yang dinilai lebih representatif untuk mendukung pelaksanaan Program PTLS.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menilai pengembangan fasilitas pengelolaan sampah yang terintegrasi akan memberikan dampak positif terhadap kualitas kawasan permukiman dan lingkungan masyarakat.

“Dukungan infrastruktur dan penataan kawasan yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Dinas Perkim siap mendukung program pemerintah dalam penanganan sampah yang berdampak langsung terhadap kualitas permukiman masyarakat,” pungkasnya.

Melalui sinergi lintas perangkat daerah, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi optimistis program pengelolaan sampah yang terintegrasi dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait