RCRC Day 2026, PMI dan JRCS Perkuat Kesiapsiagaan Warga di Desa Rawan Bencana Sukabumi

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net – Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia atau Red Cross and Red Crescent Day (RCRC Day) 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) menggelar edukasi dan pelatihan pertolongan pertama (Basic First Aid) bagi masyarakat di wilayah rawan bencana di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, serta Desa Cikahuripan dan Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok. Program ini menjadi bagian dari Project School and Community Resilience (SCR) yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi dan tsunami.

Program Manager School and Community Resilience (SCR), Anwar Assyubali, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat berbasis komunitas di daerah rawan bencana sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan RCRC Day 2026.

Menurutnya, edukasi dan pelatihan sengaja dilaksanakan di beberapa titik lokasi pada masing-masing desa agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya kelompok rentan yang berada di wilayah pesisir dan rawan terdampak bencana.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu melakukan tindakan awal penyelamatan secara cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat maupun bencana,” ujarnya.

Pelatihan tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, lansia, relawan desa hingga pelajar. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar pertolongan pertama, penanganan korban pingsan, penanganan luka ringan, teknik evakuasi sederhana, hingga langkah penyelamatan awal sebelum bantuan medis tiba di lokasi.

Selain penyampaian materi, PMI dan JRCS juga menghadirkan simulasi praktik langsung agar peserta lebih memahami penerapan pertolongan pertama dalam situasi nyata. Simulasi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat karena dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana.

Sementara itu, Kepala Perwakilan JRCS Indonesia, Teuku Awaludin, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan pertolongan pertama yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia tahun ini mengusung tema global “United in Humanity” atau “Bersatu Demi Kemanusiaan”.

Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian bersama dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana maupun situasi darurat kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, PMI dan JRCS berharap masyarakat di wilayah rawan bencana Kabupaten Sukabumi semakin siap, tanggap, dan mandiri dalam melakukan upaya penyelamatan awal demi meminimalisasi risiko korban saat terjadi bencana.

Pos terkait