DLH Sukabumi Soroti Pengelolaan Limbah dalam Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Foto: Dlh Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menekankan pentingnya pengelolaan limbah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan program MBG yang digelar di Pendopo Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/3/2026).

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, SH., MM tersebut membahas berbagai aspek penting dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut, termasuk pengelolaan limbah, percepatan sertifikasi halal, serta kesiapan stok pangan lokal.

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa pengelolaan limbah dari kegiatan penyediaan makanan harus menjadi perhatian serius agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Menurutnya, dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang cukup banyak, pengelolaan sisa makanan dan sampah kemasan harus dilakukan secara tertib dan sesuai standar lingkungan.

“Pengelolaan limbah harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini. Jangan sampai kegiatan yang bertujuan baik justru menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar setiap pengelola SPPG dapat menerapkan sistem pengelolaan sampah yang baik, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik hingga pengolahan limbah makanan agar tidak mencemari lingkungan sekitar,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat, saat ini terdapat sekitar 339 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sukabumi yang melayani hampir satu juta penerima manfaat program MBG.

Melalui evaluasi tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat meningkatkan koordinasi dan pengawasan sehingga pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sukabumi tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Pos terkait