Sukabumi | Matanusa.net – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa peresmian Instalasi Reaktor Biogas dan Rumah Pengering Bertenaga Surya (Solar Dryer House) di SPPG MBG Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2/2026), menjadi momentum penting dalam mendorong terwujudnya desa mandiri dan berdaya saing.
Menurut Ahmad Samsul Bahri, inovasi tersebut sangat selaras dengan program pemberdayaan desa, khususnya dalam pemanfaatan potensi lokal berbasis teknologi tepat guna.
“Pengolahan limbah menjadi biogas serta pemanfaatan energi surya untuk pengeringan hasil produksi adalah contoh nyata inovasi yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep pembangunan desa saat ini tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Dengan adanya reaktor biogas, limbah organik yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini dapat diolah menjadi energi alternatif yang bernilai guna.
Sementara itu, Solar Dryer House dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil usaha masyarakat desa, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun UMKM lainnya.
“Teknologi ini membuka peluang usaha baru, meningkatkan efisiensi produksi, dan tentunya mendorong peningkatan pendapatan masyarakat desa. Inilah wujud pemberdayaan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Ahmad Samsul Bahri juga menyampaikan bahwa DPMD siap mendorong replikasi program serupa di desa-desa lain di Kabupaten Sukabumi melalui penguatan perencanaan desa dan optimalisasi pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran.
“Kami berharap inovasi ini menjadi model percontohan desa mandiri energi dan produktif, yang bisa dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing wilayah,” pungkasnya.
Dengan dukungan DPMD, diharapkan desa-desa di Kabupaten Sukabumi semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu mengelola sumber daya secara mandiri, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.





