Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi turut memperingati Hari Lahan Basah Sedunia yang diperingati setiap 2 Februari, sebagai momentum penguatan peran dunia pendidikan dalam menanamkan kesadaran pelestarian lingkungan sejak dini.
Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia Tahun 2026 mengusung tema “Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional: Merayakan Warisan Budaya”, yang menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal dan kepedulian lingkungan dalam proses pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, S.Pd.I., S.IP., KP., M.Si, menyampaikan bahwa lahan basah memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat serta menjadi sumber pembelajaran kontekstual bagi peserta didik. Menurutnya, pengenalan fungsi dan manfaat lahan basah dapat memperkaya wawasan siswa tentang lingkungan, budaya, dan keberlanjutan.
Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terus mendorong satuan pendidikan untuk mengintegrasikan materi lingkungan hidup dan kearifan lokal ke dalam kegiatan belajar mengajar, baik melalui kurikulum, proyek pembelajaran, maupun kegiatan ekstrakurikuler,” pungkasnya.
Melalui peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026 ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi berharap tumbuhnya generasi yang peduli lingkungan, memahami nilai budaya lokal, serta mampu berperan aktif dalam menjaga kelestarian lahan basah sebagai bagian dari masa depan pembangunan daerah yang berkelanjutan.





