Silaturahmi Lintas Iman, Ketua TP PKK Kota Sukabumi Tegaskan Komitmen Inklusivitas dan Pembangunan Sosial

Foto: Dokpim.

Sukabumi Kota | Matanusa.net — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, melaksanakan pertemuan silaturahmi bersama organisasi non-muslim yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi, pada Selasa (13/01/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka yang hangat dan penuh kebersamaan, dengan tujuan mempererat tali silaturahmi, membangun saling pengertian, serta memperkuat kolaborasi lintas iman dalam mendukung program pembangunan sosial di Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan itu, Ranty Rachmatilah menyampaikan selayang pandang tugas dan peran Ketua TP PKK Kota Sukabumi. Ia menegaskan komitmennya untuk memimpin PKK secara inklusif dan humanis, tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Menurutnya, PKK merupakan wadah kebersamaan yang berfokus pada pengabdian sosial, pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia juga menekankan bahwa PKK tidak membawa kepentingan politik maupun kepentingan kelompok tertentu.

Lebih lanjut, Ranty memaparkan fokus utama program TP PKK Kota Sukabumi yang menitikberatkan pada penurunan angka stunting, peningkatan gizi masyarakat, perlindungan ibu dan anak, serta penguatan ketahanan keluarga.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemenuhan gizi seimbang, peningkatan konsumsi protein hewani, perbaikan sanitasi, edukasi kepada orang tua, serta penciptaan lingkungan yang sehat. Menurutnya, tinggi badan dan kualitas generasi muda menjadi cerminan keberhasilan kebijakan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Pada kesempatan yang sama, Ranty juga menegaskan keselarasan program PKK dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita, nilai-nilai kearifan lokal Panca Waluya (cageur, bageur, bener, pinter, singer), serta visi Kota Sukabumi yang bercahaya, bersih, cerdas, agamis, dan berdaya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat lintas agama untuk bersama-sama mendukung program pemerintah daerah, memperkuat karakter sejak dini, menggerakkan posyandu, pendidikan PAUD, UMKM, serta berbagai program sosial kemasyarakatan demi terwujudnya pembangunan manusia yang adil, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pos terkait