Disbudpora sukabumi, Yudi Mulyadi: Tegaskan Festival Pencak Silat Bupati Cup III Jadi Ajang Jaring Atlet Muda Berprestasi

Foto: Disbudpora Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanuaa.net – Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menegaskan bahwa Festival Pencak Silat Bupati Cup III Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam upaya pembinaan atlet muda sekaligus pelestarian seni budaya lokal pencak silat di Kabupaten Sukabumi.

Festival yang digelar di GOR Venue Tinju Palabuhanratu tersebut diikuti oleh sekitar 537 atlet pencak silat kategori pelajar dari 91 paguron se-Kabupaten Sukabumi, dan berlangsung selama dua hari. Menurut Yudi Mulyadi, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap pencak silat sebagai olahraga sekaligus warisan budaya.

“Festival ini kami selenggarakan sebagai wadah untuk menjaring atlet-atlet muda potensial yang ke depan dapat dibina secara berkelanjutan agar mampu berprestasi di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional,” ujar Yudi Mulyadi.

Ia menjelaskan, melalui ajang seperti Bupati Cup, Disbudpora dapat melakukan pemetaan kemampuan atlet sejak usia dini. Hasil dari kejuaraan ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar pembinaan lanjutan, termasuk persiapan menghadapi berbagai kejuaraan resmi seperti Pekan Olahraga Daerah (Porda) maupun kompetisi lainnya.

Yudi Mulyadi juga mengakui bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, meskipun pelaksanaan festival tahun ini masih dibatasi oleh ketersediaan sarana dan prasarana. Namun demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun mendatang.

“Ke depan, kami berencana menambah kategori pertandingan serta memperluas jangkauan peserta agar festival ini semakin meriah dan mampu melahirkan lebih banyak atlet unggulan,” pungkasnya.

Melalui Festival Pencak Silat Bupati Cup III, Yudi Mulyadi berharap pencak silat tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda yang berdisiplin, sportif, dan berjiwa persatuan, sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait