Bappelitbangda Sukabumi Dorong Penguatan P3A sebagai Pilar Ketahanan Pangan Sukabumi

Foto: Dok. Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net — Peran strategis Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A/Mitra Cai) dalam menjaga ketahanan pangan daerah kembali menjadi sorotan utama, khususnya setelah Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha Wildan Athoilah, MT, menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan dan kompetensi petani pemakai air pada kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi P3A Tahun 2025.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, tersebut berlangsung di Bumi Mandiri Sukabumi, Jalan Kadudampit Km 6, Kecamatan Kadudampit, Rabu (26/11/25).

Dalam kesempatan itu, Ir. Toha Wildan Athoilah tampil memberikan pandangan strategis mengenai pentingnya pengelolaan irigasi yang terstruktur dan berkeadilan sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah. Ia menekankan bahwa Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Barat membutuhkan penguatan sistem irigasi berbasis pemberdayaan masyarakat.

“P3A Mitra Cai merupakan ujung tombak dalam memastikan distribusi air irigasi berjalan efektif. Penguatan kapasitas dan kelembagaan mereka adalah investasi jangka panjang untuk keberlanjutan pangan di Sukabumi,” ujarnya.

Ir. Toha juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari tata kelola irigasi yang baik. Bappelitbangda, menurutnya, terus mendorong sinergi lintas sektor agar program terkait pertanian dan sumber daya air berjalan terpadu dan berorientasi hasil.

Kegiatan pelatihan sendiri diikuti oleh 156 P3A Mitra Cai se-Kabupaten Sukabumi, dengan materi yang difokuskan pada peningkatan keterampilan operasi jaringan irigasi, manajemen distribusi air, serta peningkatan kompetensi kelembagaan.

Sementara itu, Bupati Sukabumi dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan irigasi adalah elemen kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan. “Peran P3A Mitra Cai sangat vital. Mereka bukan sekadar kelompok petani, tetapi lembaga sosial-teknis yang memastikan air irigasi tersalurkan secara adil dan efisien,” tandasnya.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat dukungan infrastruktur dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia P3A agar mampu menjawab tantangan pertanian modern.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bapenda, Camat Kadudampit, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Drs. Uus Firdaus, MM, serta tamu undangan lainnya.

Pos terkait